Beranda Daerah Solo Hampir Seminggu Stok Minyak Goreng di Pasar Legi Solo Sulit Dicari dan...

Hampir Seminggu Stok Minyak Goreng di Pasar Legi Solo Sulit Dicari dan Sering Kosong

Dagangan minyak goreng di Pasar Legi yang menipis dan sulit dicari. foto: JSNews/Ando

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM —Sudah hampir seminggu, stok minyak goreng baik curah maupun kemasan di Pasar Legi Solo kosong atau sulit dicari.

Menurut Tati, salah satu pedagang di Pasar Legi Solo, minyak goreng tersebut sulit dicari karena barangnya tidak ada. “Ini memang kosong, udah semingguan. Memang minyak sulit, barange ga ada. Ini cuma jual stok lama aja 2 literan seharga Rp 32.000, tinggal 6 pcs,” ungkap Tati.

Hal senada juga dikatakan Wanti, sudah sejak hari Senin, (1/2/2022) kiriman minyak goreng tidak datang. “Kami kan biasanya dapat jatah 5-10 karton yang 1 literan. Sebelum harga naik kita jualan, sekarang ga jual. Katanya dari produsen minyak gorengnya ga datang,” kata Wanti.

Ditambahkannya, selama stok minyak goreng kosong banyak pembeli yang menanyakan. Sementara itu, ketika dikonfirmasi perihal sulit dicarinya minyak goreng di Pasar Legi, Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo, Heru Sunardi, membenarkan hal tersebut.

Baca Juga :  Jemput Bola, BuildNext One Day Exhibition 2026 Digelar di Solo

“Ya, memang migor saat ini sulit dicari  karena ada beberapa pertimbangan.  Pertama, kemarin pemasoknya ke sini hanya mendapat jatah tertentu. Kemarin hanya mendapat jatah 18.000 liter, itu sudah habis dibagikan untuk pedagang-pedagang di pasar,” ungkapnya.

Sedangkan, untuk yang di minimarket atau ritel-ritel. Dilanjutkan Heru, alasannya adalah pengiriman yang sangat terbatas dari pusat. “Mereka itu sangat terbatas pengirimannya dari pusat. Merekakan dijadwal jumlah pengirimannya. Sehingga yang terjadi minyak sangat sedikit yang beredar. Senin nanti mau kita rapatkan, sebetulnya dijadwalkan kemarin. Tapi karena ada kesibukan pimpinan-pimpinan akhirnya mengajak hari senin,” jelasnya.

Heru mengatakan pihaknya sebenarnya mendapatkan penugasan terkait hal tersebut  namun dari pusat belum ada rambu rambu. “Jadi kami belum bisa banyak bilang, ya coba nanti kita senin kumpul, termasuk bulog kita undang lain lain kita undang. Nanti bagaimana solusinya,” pungkas Heru. (Ando)

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.