Beranda Daerah Solo Sambut Balapan Mandalika, Perajin Batik Laweyan Solo Buat Baju Batik Bermotif Moto...

Sambut Balapan Mandalika, Perajin Batik Laweyan Solo Buat Baju Batik Bermotif Moto GP Bergambar Pebalap Marc Marques

Proses pembuatan batik bermotif Moto GP oleh perajin di Laweyan. Foto: JSNews/Ando

 

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM โ€”Memeriahkan gelaran MotoGP 2022 yang akan digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok pada 18-20 Maret 2022 mendatang, perajin batik dari Batik Toeli Laweyan yang beralamatkan di Jl. Parangkusumo, Gentan, Baki, No. 19 A membuat batik tulis bermotifkan khas MotoGP yaitu pembalap fenomenal Marc Marques.

 

Menurut, Muhammad Taufan Wicaksono, pimpinan Batik Toeli Laweyan, motif batik Moto GP yang dibuatnya saat ini adalah bertujuan untuk menyemarakkan gelaran Moto GP yang ada di Mandalika.

 

โ€œIni ikut menyemarakan saja pagelaran Moto GP yang ada di Mandalika. Untuk saat ini kami baru membuat 1-2 potong kain. Sekiranya kalau untuk taun ini sudah ada pesanan kita sudah membuka diri,โ€ ungkap Taufan.

 

Batik motif Moto GP ini dikerjakan Taufan bersama dengan 2 orang perajin batik yaitu Dian dengan Munir yang murni seorang disabilitas tuli.

 

โ€œDari awal kita mendesain untuk membuat sampai ke tahap finishing kurang lebih membutuhkan waktu 1 minggu. Kalau dari desain awal hingga ide itu membutuhkan waktu paling 2 hari,โ€ terangnya.

Baca Juga :  Merujuk Putusan Mahkamah Agung, Lembaga Dewan Adat Keraton Surakarta Sebut Beberapa Informasi Yang Dinilai Kurang Tepat

 

Pembuatan batik Moto GP ini dijelaskan Taufan sama dengan pembuatan batik pada umumnya. Dimulai dari menjiplak motif terlebih dahulu atau desain motoGPnya ke kertas yang sudah disediakan.

 

โ€œSetelah kita jiplak lalu kita proses batik atau nyanting. Setelah dicanting proses pewarnaan, setelah pewarnaan kita proses penguncian warna. Lalu dilakukan finishing dengan merebus malam pada kain tersebut,โ€ jelasnya.

 

Meski hingga kini belum ada pemesanan. Namun pihaknya sedang mengupayakan untuk mempromosikan lewat media sosial. Sehingga para konsumen yang ada di luar kota bahkan mancanegara bisa melihat produksi batiknya yang murni dikerjakan oleh disabilitas tuli.

 

โ€œKalau saat ini masih kita buat yang pembalap fenomenal saat ini Marc Marques. Itu di helmnya juga kita ambil beberapa motif batik yang menjadi ciri khas dari kota Lombok. Nantinya itu kita aplikasikan di beberapa body helem terus body motor kedepannya kita variasi,โ€ pungkasnya.

Baca Juga :  Libur Lebaran, Rumah Jokowi Dikunjungi 1.500 Warga dari Berbagai Kota

 

Saat ini fokus Taufan adalah untuk membuat pola baju yang disesuaikan dengan seragam motoGP. Selain itu nanti warnanya juga akan bervariasi ada biru tosca, ada juga merah, sesuai dengan seragam motoGP.

 

Rencana jangka panjangnya Taufan akan menyuplai dan membuat lebih banyak kain yang akan digunakan untuk menyemarakkan Moto GP tahun berikutnya. (Ando)