SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pandemi Covid-19 yang terjadi hampir tiga tahun terakhir, nyatanya menimbulkan masalah kulit anyar. Pemakaian masker terus menerus, ternyata telah memicu munculnya jerawat.
Ya, istilah maskne atau jerawat karena masker muncul beberapa waktu terakhir akibat pemakaian masker yang tidak mengenal waktu. Jumlah penderita masalah kulit tersebut diklaim meningkat sekitar 15-20 persen.
Wakil Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia (SDM) MM Clinic, dr. Alamanda Murasmita mengatakan, banyak pasien yang dulunya tidak berjerawat, saat pandemi jadi berjerawat.
“Dulu kan kita tidak kenal adanya maskne. Tapi sejak pandemi banyak orang pakai masker. Mungkin pasien tidak bersih-bersih muka. Jadi muncul kasus maskne ini,” urainya di sela-sela grand opening MM Clinic Cabang Setiabudi, Solo, Sabtu (28/5/2022).
Namun demikian, Manda menambahkan, maskne dapat diantisipasi dengan beberapa langkah di antaranya dengan mengganti secara teratur masker dua jam sekali. Selain itu, rajin mencuci muka menjadi langkah antisipasi lain terkena maskne.
“Selain mengatasi masalah maskne, kami juga memberikan treatment favorit lainnya ada peeling pengambilan tahi lalat, facial, dan liposuction. Terlebih di era pascapandemi ini, pasien mulai berani datang ke klinik untuk dilakukan berbagai treatment. Sebelumnya, selama pandemi, tidak sedikit pasien menahan diri tidak kontrol ke klinik,” imbuhnya.
Sementara itu, Direktur MM Clinic, Kharisma Riesya Dirgantara menambahkan kondisi pandemi yang semakin landai ini berefek positif bagi semua sektor. Perekonomian mulai pulih. Multiplier effect yang terjadi dirasakan juga pada bisnis kesehatan kulit. Terutama perawatan tubuh dan wajah.
“Fenomena itu yang kami tangkap. Momen grand opening ini memang sengaja kami lakukan setelah pandemi reda. Ini momen yang baik. Membangkitkan ekonomi dari sisi kesehatan dan medis. Kami optimistis bisnis menanjak terus sepanjang tahun ini. Seiring pelonggaran kebijakan pemerintah,” tukasnya. Prihatsari
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.













