JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Situasi Boyolali Sempat Mencekam, Ratusan Warga 2 Perguruan Silat Berbagai Daerah Berkumpul dan Nyaris Bentrok. Ini Pemicunya!

Petugas kepolisian bersiaga mengantisipasi bentrokan antar dua kelompok perguruan silat yang berkumpul dan nyaris bentrok. Foto/Humas Polda

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Gegara informasi hoaks, dua kelompok perguruan silat nyaris terlihat bentrok di wilayah Boyolali, Rabu dini hari (11/5/2022).

Ratusan massa dua perguruan itu sempat dilanda ketegangan sehingga membuat situasi sempat mencekam.

Beruntung, polisi bergerak cepat untuk mendamaikan kedua kelompok itu, sehingga bentrokan antar massa bisa dicegah.

Kapolres Boyolali, AKBP Asep Mauludin menyatakan jika situasi di Andong saat ini sudah kondusif.

Ratusan massa perguruan bela diri yang datang dari luar daerah seperti Salatiga, Semarang, Sragen dan Karanganyar sudah kembali lagi ke daerah asal.

Baca Juga :  Boyolali Terima 1.500 Dosis Vaksin PMK untuk Sapi

“Hanya saja, pihaknya masih memintai keterangan 20 orang,” jelas Kapolres, Rabu (11/5/2022).

Dikatakan Kapolres Boyolali, kabar yang beredar terkait adanya kasus pengeroyokan terhadap kelompok perguruan silat pada 4 Mei 2022 lalu.

Polres Boyolali pun kemudian melakukan penyidikan terhadap kasus tersebut.

Namun, di tengah-tengah penyidikan itu dihembuskan kabar hoaks adanya satu anggota perguruan yang dianiaya itu sampai meninggal dunia. Padahal, tidak ada kasus tersebut.

“Ini sudah berhasil kita netralisir. Bahkan yang bersangkutan dalam kondisi sehat dan sudah membuat testimoni guna meredakan situasi yang ada. Untuk itulah, pihaknya mengingatkan masyarakat agar tidak mudah termakan berita bohong atau hoaks yang dapat merugikan kita semua, ” ungkap Kapolres Boyolali.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Simpang Solidaritas Boyolali, Usai Gasak Avanza Sampai Hancur, Truk Trailer Terguling

Kapolres Boyolali menyampaikan, jika ada isu yang berhembus di masyarakat agar tidak begitu saja mempercayai. Kabar yang diterima sebaiknya dicek kebenarannya.

“Kabar yang diterima jangan langsung ditelan mentah- mentah, tolong dicek dulu kebenarannya,” tegas Kapolres.

Kapolres menambahkan, petugas juga sudah mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain batu dan senjata tajam.
Kapolres berjanji akan mengusut secara

tuntas kejadian tersebut agar tidak terulang lagi, jelasnya. Wardoyo

Bagi Halaman