SURABAYA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tiga orang yang bermata pencaharian sebagai maling spesialis rumah kosong ini tak berkutik ketika dibekuk oleh tim Antibandit Polsek Simokerto Polrestabes Surabaya.
Mereka dibekuk polisi saat membobol rumah di kawasan Jalan Sampurna, Simokerto, Surabaya.
Dua dari tiga anggota komplotan tersebut merupakan residivis. Keduanya adalah ARD (43) warga Pabean Cantikan, Surabaya dan KRS (34) warga Krembangan, Surabaya.
Sedangkan tersangka yang baru pertama kali ikut keduanya beraksi berinisial FR (30) warga Simokerto, Surabaya.
Iptu I Ketut Redana, Kanit Reskrim Polsek Simokerto Polrestabes Surabaya mengungkapkan, ketiga orang komplotan tersebut, mengaku baru sekali beraksi.
Oleh karena itu, pihaknya masih melakukan pengembangan. Apalagi, dua di antara tiga orang tersangka itu, merupakan residivis kasus kejahatan yang sama, yakni pembobolan rumah.
“Motifnya untuk makan sehari-hari dan rencana untuk kredit sepeda motor,” ujar Iptu I Ketut Redana saat dikonfirmasi TribunJatim.com, Minggu (10/7/2022).
Komplotan tersebut memiliki modus pencurian rumah dengan melakukan pengintaian pada rumah-rumah yang jarang terdapat aktivitas di dalamnya.
Terutama, rumah-rumah yang diketahui ditinggal pergi oleh penghuninya. Seperti rumah pihak pelapor wanita berinisial BE (27) yang menjadi korban pencurian, yang berlokasi di Jalan Sidotopo Wetan, Simokerto, Surabaya, pada Minggu (26/6/2022) malam.
“Pelaku masuk ke dalam rumah saat ditinggal penghuni atau kosong, dengan merusak kunci pintu dan mengambil barang,” jelasnya.
Saat beraksi menyatroni rumah korbannya, ketiga pelaku menggondol satu unit TV LCD berukuran layar 32 inci. Kemudian, sebuah tabung elpiji berukuran 10 kg, dan 27 lusin minyak goreng kemasan dalam wadah kardus.
Akibat perbuatannya, ketiga anggota komplotan bandit pembobol rumah, akan dikenai Pasal 363 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman tujuh tahun kurungan penjara.
“Kami juga mengamankan satu unit sepeda motor merek Honda Revo, sarana mereka beraksi,” pungkasnya.
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.
















