KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Jelang kepulangan jamaah haji kloter 25 dan 26 Kabupaten Karanganyar yang dijadwalkan pada tanggal 25 dan 26 Agustus, keluarga diminta melakukan persiapan khusus.
Pasalnya, jika nanti saat diswab oleh petugas di Embarkasi Haji Donohudan hasilnya positif, maka akan dipulangkan naik ambulans dengan standar protokoler Covid-19.
Dengan demikian keluarga atau kerabat penjemput tidak bisa pulang bareng karena ambulan langsung membawa jamaah haji kerumahnya guna menghindari penularan virus.
Pihak Embarkasi Haji masih menerapkan swab bagi jamaah di haji karena usai berinteraksi dengan banyak orang di luar negeri.
Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Karanganyar, Wiharso MM mengatakan meski diterapkan swab namun keluarga atau jamaah haji tidak perlu takut karena itu merupakan prosedur antisipasi Covid- 19.
“Meski Covid-19 sudah mereda namun untuk warga negara yang usai bepergian keluar negeri seperti haji tetap dilakukan swab untuk antisipasi,” ungkap Wiharso kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis (297/2022).
Apalagi meski jika hasil swab positif jamaah haji tersebut juga tidak dilakukan karantins atau isolasi rumah sakit, melainkan tetap dibawa pulang kerumahnya. Hanya saja dinaikkan ambulan khusus dan sopirnya memakaj baju Alat Pelindung Diri (APD).
“Keluarga dan tetangga jamaah haji tidak perlu takut yang penting jika hasilnya positip jamaah haji tersebut sebaiknya dirumah saja dan untuk sementara waktu tidak menerima tamu terlebih dulu,” tandas Wiharso. Adapun jadwal kloter 25 dan 26 dari Karanganyar diperkirakan mendarat pada pukul 04.30 WIB.
Sedangkan untuk penyerahan sebanyak 428 jamaah haji dijawadkan diterima oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono MM bertempat di Embarkasi haji Donohudan pukul 07.30 WIB.
Setelah itu jamaah haji yang tujuannya kebagian Timur Karanganyar akan diadakan acara seremonial sebentar di Masjid Agung Madaniyah selanjutnya bisa pulang kerumahnya masing-masing.
Namun demikian bagi jamaah haji asal Karanganyar asal Kecamatan Gondangrejo dan Colomadu tidak perlu ke Masjid Madaniyah tetapi bisa langsung pulang kerumahnya masing-masing setelah diswab.
“Yang bagian barat bisa langsung pulang sedangkan yang bagian timur transit terlebih dulu di Masjid Agung Madaniyah walau sebentar,” pungkas Wiharso MM. Beni Indra
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















