
SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebagai bentuk alih generasi dalam menangani pelaksanaan kurban hewan pada Iedul Adha, warga perumahan Puri Persada Hijau (PPH) Dusun Blimbing Rt 05/06, Desa Wonorejo, Polokarto, Sukoharjo, Jateng mengerahkan muda-mudi usia Anak Baru Gede (ABG) untuk menanganinya.
Muda-mudi ABG itu sengaja dipasrahi mengenai teknik mencacah daging, menimbang, packing hingga membagikan ke rumah-rumah warga.
Ketua Muda-Mudi PPH, Bily (19) mengatakan, untuk kali pertama sebelum terjun menangani hewan kurban dirinya bersama 16 temannya sesama warga PPH melakukan simulasi terlebih dulu selama dua hari.
Simulasi itu mencakup teknik mencuci usus, mencacah daging sesuai ukuran, menimbang dan packing daging. Setelah itu sebanyak 16 orang membagikan satu per satu kerumah warga PPH.
“Awalnya saat simulasi memang agak kesulitan, namun setelah kami praktek langsung rasanya lebih mudah,” ungkap Bily kepada JOGLOSEMARNEWS COM, Minggu (10/7/2022).
Menurut Bily dengan adanya regenerasi tersebut diharapkan dapat meringankan pekerjaan pengurus RT di PPH karena tak lagi harus terjun langsung, tetapi gantian muda-mudinya yang menangani hewan kurban tersebut.
Bahkan untuk Iedul Adha tahun berikutnya secara bertahap muda-mudi ini bisa mengambil porsi peran lebih besar yakni teknik menguliti daging setelah disembelih.
“Harapan kami bisa turut menguliti daging karena untuk menyembelih butuh sumber daya khusus yakni para jagal,” tandas Bily.
Sementara itu Panitia Iedul Adha warga PPH, Kapten Sunardi mengatakan, regenerasi sangat penting dan mutlak meski harus melalui pelatihan terlebih dulu.
Pasalnya, seiring usia dan kesehatan terjadi penurunan kemampuan para orang tua yang selama ini menangani hewan kurban.
“Siklus pemberian peran pada yang muda itu memang harus dilakukan karena kami-kami yang sudah tua tentu kemampuan menurun dan gantian mengkader yang muda,” ungkapnya.
Untuk itulah Kapten Sunardi berharap pelaksanaan hewan kurban tahun 2023 bisa sepenuhnya diberikan pada muda-mudi PPH. Adapun peran orang tua hanya memantau dan mengawasi saja. Beni Indra
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














