
SOLO, JOGLOSEMARNEWS COM — PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami) menyelenggarakan kegiatan Tech for Indonesia kolaborasi dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Selasa (3/3/2025). Program bertajuk FutureFin tersebut bertujuan untuk mendorong mahasiswa mengembangkan gagasan financial technology (fintech) terutama pinjaman daring (pindar) yang aman, bertanggung jawab, dan berdampak bagi masyarakat.
Chief of Public Affairs AdaKami, Karissa Sjawaldy mengatakan, Tech for Indonesia merupakan komitmen AdaKami untuk menghadirkan dampak nyata bagi komunitas, khususnya generasi
muda. Melalui kolaborasi dengan dunia akademik, kegiatan untuk mendorong mahasiswa memahami dinamika industri pindar secara komprehensif dan kritis.
“Termasuk risiko yang melekat di dalamnya, serta pentingnya membedakan layanan yang legal dan bertanggung jawab dari praktik ilegal yang merugikan,” bebernya.
Acara pembukaan FutureFin sendiri dilaksanakan Selasa (3/3/2026), dihadiri Keoala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo Eko Hariyanto. Eko mengapresiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS atas komitmennya dalam mendukung peningkatan inklusi dan literasi keuangan melalui kegiatan edukasi tersebut.
“Tidak lupa kami sampaikan juga apresiasi kepada fintech AdaKami atas kontribusinya dalam menjalankan program edukasi dan inklusi keuangan di Indonesia dengan menghadirkan peserta mahasiswa agar bijak mengelola keuangannya. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem keuangan digital yang sehat, meningkatkan kesadaran akan pelindungan konsumen, serta mendorong generasi muda menjadi pengguna layanan keuangan yang cerdas dan berintegritas. Tentunya OJK sebagai regulator industri jasa keuangan akan terus memastikan penyelenggaraan kegiatan usaha di sektor perbankan, pasar modal, dan industri keuangan non-bank termasuk fintech lending dapat berkembang dengan menerapkan prinsip kehati-hatian dan aspek pelindungan konsumen serta berkontribusi terhadap Pertumbuhan Ekonomi Nasional sesuai Roadmap Pengembangan Dan Penguatan Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi 2023-2028,” ungkapnya.
Sementara itu, kegiatan Tech for Indonesia terbuka untuk seluruh mahasiswa dari lintas fakultas dan akan melalui proses seleksi, pendampingan, presentasi akhir di hadapan panel juri, hingga pengumuman pemenang pada bulan Mei 2026. Selama prosesnya, FutureFin menghadirkan rangkaian sesi daring dan luring. Prihatsari
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














