JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Siap-Siap, 2 Warga Sragen Pembeli Koleksi Emas Mahal Sri Mulyani Diburu Polisi. Bisa Terseret Pasal Penadah!

Tersangka pelaku pencurian koleksi emas milik Sri Mulyani saat dihadirkan di Mapolres Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Polisi masih mengintensifkan pengembangan penyelidikan kasus pencurian koleksi emas milik Sri Mulyani (60).

Setelah menangkap pelakunya, Akbar (25) warga Krapyak Sragen, kini polisi membidik 2 orang pembeli emas hasil curian.

Kedua pembeli diburu lantaran berpeluang dijerat pasal penadah. Koleksi emas berbagai jenis senilai Rp 56 juta itu dicuri Akbar dari rumah Sri Mulyani yang merupakan pensiunan PNS asal Kampung Krapyak RT 28/009, Kelurahan Sragen Wetan, Sragen.

“Pembelinya ada 2 orang, sudah kita identifikasi. Ini masih tahap pemeriksaan. Bisa jadi kita jerat pasal 480 (penadah),” papar KBO Reskrim Polres Sragen, Ipda Mualim saat memimpin konferensi pers di Mapolres, kemarin.

Ia menguraikan untuk mengusut indikasi penadah itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan jaksa penuntut.

Baca Juga :  Perhatian, Warga PSHT Ngawi dan Soloraya Dimohon Jangan Masuk ke Sragen!

Hal itu dilakukan untuk memastikan adanya niat jahat atau mens rea dari kedua pembeli.

Sebab selain harganya jauh di bawah harga pasaran, kedua pelaku juga terdeteksi sudah berupaya meleburkan emas setelah membeli dari pelaku.

“Ada yang sebagian perhiasan itu ternyata sudah dileburkan oleh pembeli. Lalu dijual lagi. Kenapa mahal? Karena setelah kita tanyakan ke orang yang paham emas, emas itu kadarnya 80 karat,” terang Mualim.

Lebih lanjut, Ipda Mualim mengatakan pelaku menggasak koleksi emas di rumah korban. Rinciannya ada 3 perhiasan gelang, 5 cincin, 2 set anting, 2 biji anting dewasa.

“Total kerugian Rp 56 juta. Dari pengakuan tersangka, semua perhiasan itu dicuri selama tiga kali. Yakni pada bulan April 2022, Mei 2022 dan 11 September 2022,” paparnya.

Baca Juga :  Bazar Durian Akbar 2023 dan Hiburan Warga Akan Digelar di Desa Gempolan, Catat Tanggalnya!!

Mualim menjelaskan dari perbuatan pertamanya, pelaku menjual emas curian secara online melalui FB tanpa surat.

Kemudian tersangka dan pembeli melakukan COD di daerah Ngrablak. Lantas pada pencurian berikutnya dijual ke beberapa orang secara online melalui sarana Facebook.

“Ada 3 gelang dijual Rp 2,4 juta, oleh pembelinya dijual lagi ke pasar laku Rp 6,4 juta. Dari pembeli diamankan uang Rp 4 juta,” urainya.

Lebih lanjut disampaikan, harga emas koleksi Sri Mulyani memang mahal. Sebab hasil pengamatan dari pihak toko emas menyebut kadarnya mencapai 80 karat.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com