Beranda Nasional Jogja Tenggak Miras Usai Pasang Tenda Hajatan, 3 Warga Bantul Tewas

Tenggak Miras Usai Pasang Tenda Hajatan, 3 Warga Bantul Tewas

ilustrasi mayat korban tabrak lari
Ilustrasi mayat / tribunnews

BANTUL, JOGLOSEMARNEWS.COM Gara-gara melakukan pesta minuman keras (Miras) oplosan, tiga orang remaja di Bantul meregang nyawa.

Hal itu terjadi usai mereka mendirikan tenda untuk hajatan pernikahan di wilayah Kalurahan Trimulyo, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul.

Satu korban bernama Muhammad Ihsan (23), yang telah dinyatakan meninggal pada Sabtu (15/10/2022).

Sementara dua korban lainnya atas nama Daniel Krismanto (24) dan Ida Rusmanto (49) dinyatakan meninggal pada Minggu (16/10/2022).

Melalui hal itu, Kapolres Bantul , AKBP Ihsan telah memerintahkan Kapolsek Jetis, AKP Hatta Azharuddin Amrullah untuk membuat laporan penyelidikan.

“Tentunya, saat ini prosesnya masih berjalan dan ada beberapa Miras yang sudah kami amankan. (Baik itu) yang diduga diminum oleh para korban maupun orang-orang yang ada pada saat itu,” ucap AKBP Ihsan kepada awak media di Polres Bantul, Selasa (18/10/2022).

Beberapa miras tersebut akan diuji di laboratorium forensik yang berada di Jawa Tengah untuk mengetahui kandungan apa yang ada di dalamnya.

Baca Juga :  Kasus Mayat di Gumuk Pasir Bantul Terungkap, Motifnya Utang Bisnis

“Biasanya akan kami bawa ke sana sampelnya,” sambungnya.

Kini, pihaknya pun sedang melakukan pemeriksaan kepada para saksi mata kejadian itu, termasuk pemeriksaan terhadap penjual miras tersebut.

“Termasuk meninggalnya (tiga korban itu) perlu di otopsi segala macam. Apakah karena kandungan itu? Ini ada yang meninggal habis minum Miras. Tapi kan itu baru dugaan. Ini lah yang perlu kami dalami,” bebernya.

Oleh karena itu, adanya kesempatan itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk menjauhi Miras.

Menurutnya, Miras merupakan akar segala macam kejahatan dan dapat menimbulkan korban.

“Tentunya itu juga (dapat) merusak nama baik keluarganya (orang-orang yang mengkonsumsi miras). Apalagi kalau ada yang meninggal seperti itu,” tambahnya.

Pada Selasa itu, pihaknya mengumpulkan seluruh Kapolsek yang ada di Kabupaten Bantul untuk melaksanakan razia miras.

Baca Juga :  Lampu Simpang Padam, Empat Mobil Terlibat Tabrakan Beruntun di Monjali, Sleman

Pihaknya turut menargetkan secara khusus jumlah miras yang harus dirazia.

“(Kapolsek) yang paling banyak (merazia Miras ) akan saya beri reward tentunya. Yang sedikit tentunya akan menjadi penilaian bagi saya terkait kinerja Kapolsek,” terang AKBP Ihsan.

Sebab, target utama Polres Bantul adalah berantas Miras di wilayahnya, sehingga ke depan tidak terjadi lagi korban.

www.tribunnews.com

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.