Beranda Daerah Solo Pemkot Solo Kembali Lanjutkan Penataan Kampung Blangkon

Pemkot Solo Kembali Lanjutkan Penataan Kampung Blangkon

Ilustrasi blangkon / tribunnews

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemkot Solo segera melakukan penataan kawasan Kamampung Blangkon Serengan yang sempat tertunda di tahun 2019.

Dinas Perumahan Kawasan Permukikan dan Pertanahan (Disperum KPP) Kota Solo kembali menggulirkan rencana penataan tersebut dengan menghitung besaran kebutuhan anggaran untuk penataan tahun 2023 mendatang.

Kepala Disperum KPP Solo Taufan Basuki mengatakan Kampung Blangkon Serengan rencananya akan diremajakan dengan pendekatan kepariwisataan dan memaksimalkan potensi produksi blangkon yang ada di wilayah tersebut.

“Penataannya kita mulai. Akhir tahun ini akan dilakukan pengosongan Makam Tinalan (makam dan hunian liar) dan tahun depan mulai dilakukan penataan,” paparnya, Rabu (16/11/2022).

Taufan menambahkan, pihaknya tengah menghitung kebutuhan anggaran yang diperlukan untuk menyelesaikan dua tahap awal penataan tersebut. Pengosongan Makam Tinalan sendiri akan dilakukan pada lahan seluas 1.400 meter persegi yang akam dugunakan untuk fasum dan showroom blangkon.

Baca Juga :  Eggy Sudjana Hadiahkan Buku Kepada Jokowi

“Tahun 2023 penganggarannya ada di provinsi makanya kami akan koordinasi lagi untuk pembangunan 36 hunian warganya. Kalau untuk Showroomnya (blangkon) masih belum dihitung,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Serengan, Agung Wijayanto menjelaskan, sosialisasi terkait rencana penataanbm tersebut sudah dilakukan secara intens beberaoa waktu terakhir.

“Kami mendukung penataan Kampung Blangkon Serengan karena bisa berdampak baik pada warga. Baik dari sektor produksi dan penjualan blangkonnya maupun dari wisata setempat. Jumlah pengerajin blangkon di lokasi itu ada puluhan orang yang tergabung paguyuban. Dalam sebulan saja itu bisa 20 ribu blangkon dihasilkan, itu saja masih ada keluhan karena susah menjual. Harapannya Kampung Blangkon bisa lebih maju dengan penataan ini,” tukasnya. Prihatsari

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.