
KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Anggota Komisi VIII DPR-RI Paryono SH MH melecut mental ratusan tenaga pilar-pilar sosial untuk berani berperan pada kontestasi politik serentak 2024 dengan maju sebagai Calon Legislatif ataupun Calon Bupati/Wakil Bupati.
Dorongan itu disampaikan oleh Paryono saat menutup kunjungan kerjanya di akhir tahun 2022 di Karanganyar.
“Momentum politik serentak 2024 ini penting dan para tenaga pilar-pilar sosial saya yakin mampu dan punya kompetensi,” ujar Paryono.
Sebagai informasi, yang dimaksud dengan tenaga pilar-pilar sosial antara lain seperti Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Organisasi Sukarelawan dan petugas Mandiri Kemiskinan (PMK) dan lain-lain.
Lebih lanjut Paryono mengatakan, para tenaga pilar-pilar sosial memiliki nama yang cukup dikenal masyarakat, karena selalu bersentuhan langsung dengan warga desa saat menjalankan tugas pemerintah di tingkat desa.
Belum lagi, lanjut Paryono, masyarakat tahu kiprah mulia para tenaga pilar-pilar sosial yang honornya tak seberapa, namun tetap menunjukkan pengabdian yang luar biasa demi membantu menyejahterakan masyarakat.
“Panjenengan semua ini luar biasa mulia pengabdiannya sebagai relawan-relawan membantu warga desa. Maka tidak ada salahnya jika di satu sisi berani menjadi Calon Legislatif (Caleg) tingkat Kabupaten, karena nama panjenengan lebih dikenal di tingkatan desa, kecamatan hingga skala kabupaten,” ungkap Paryono di Kabupaten Karanganyar, Selasa (27/12/2022).
Menurut Paryono, untuk mengubah nasib memang perlu keberanian dan perjuangan. Apalagi dari sisi kompetensi, para tenaga pilar sosial itu dipandang mampu dalam menangani berbagai persoalan.
Untuk itu, jelas Paryono, tahun politik 2024 itu adalah momentum bagi tenaga pilar-pilar sosial untuk berani mengubah nasib.
“Di antara rumus politik salah satunya popularitas dan elektabilitas. Dan Panjenengan semua mampu untuk itu, sehingga jika terpilih menjadi anggota DPRD, panjenengan bisa turut berperan menentukan kebijakan yang adil dan menyejahtarakan masyarakat,” tandas Paryono SH MH.
Untuk membangkitkan keberanian mereka, Paryono mengisahkan perjalanan politiknya yang berawal dari titik terendah.
Mulai dari bekerja sebagai tenaga cleaning service di kantor Setda Karanganyar, menjadi sopir dan buruh, hingga kemudian berhasil menjadi anggota DPRD termuda di Karanganyar tahun 2004.
Ia kemudian berhasil terpilih menjadi Wakil Bupati Karanganyar 2008 dan akhirnya berjuang lagi hingga menjadi Anggota DPR-RI hingga saat ini.
Dengan kata lain, Paryono mengajarkan keberanian untuk meraih nasib lebih baik, namun tetap terukur, karena semua butuh perjuangan dan keberanian.
“Jika perlu panjenengan berembug untuk mengusung sosok yang terbaik dari sekian orang ini untuk mencalonkan Bupati atau Wakil Bupati Karanganyar 2024 karena jaringan tenaga pilar sosial ini luas dan solid di tingkat bawah. Manfaatkanlah kelebihan jaringan dan kompetensi panjenengan karena orang cenderung memilih orang yang dikenal dan melihat rekam jejaknya baik di masyarakat,” pungkas Paryono. Beni Indra
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














