
SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Calon presiden yang diusung Partai Nasdem, Anies Baswedan terlihat menghadiri acara tasyakuran pernikahan putra ragil Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono yang digelar di Pura Mangkunegaran, Solo, Minggu (11/12/2022).
Dalam kesempatan tersebut, Anies menjadi sasaran swafoto para tamu undangan lainnya, terutama ibu-ibu dan kaum hawa yang banyak “menyerbu” Anies untuk minta berfoto.
Dari pantauan di lokasi acara, tampak Anies dimintai untuk berfoto bersama oleh para tamu undangan lain. Hal itu diunggah di story akun Instagram resmi milik Anies Baswedan.
Terlihat para tamu undangan lain antusias meminta Anies untuk berswafoto. Mengenakan setelan jas berwarna biru tua, Anies terlihat hadir ditemani istrinya.
Sementara itu, berdasarkan pantauan dari lokasi acara ngunduh mantu pernikahan Kaesang-Erina, Anies langsung masuk dan memberikan ucapan selamat pada Presiden Jokowi. Setelah bersalaman dengan Presiden Jokowi dan kedua mempelai, ibu dan kakak laki-laki Erina tampak memberikan tempat bagi Anies untuk menunggu dan berfoto. Namun kemudian karena barisan tamu tampak semakin memanjang, Anies lalu berpamitan dengan Erina dan ibunya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menggelar acara ngunduh mantu pernikahan Kaesang Pangarep-Erina Gudono, Minggu (11/12/2022). Prosesi ngunduh mantu yang dilaksanakan di Loji Gandrung tersebut sangat kental dengan adat Jawa.
Sebelum memulai rangkaian adat Ngunduh Mantu, Jokowi menyempatkan diri menyapa wartawan dan mengatakan acara tersebut sekaligus sebagai ajang untuk memelihara kebudayaan.
“Hari ini Minggu, tanggal 11 Desember 2022, kami ngunduh mantu Kaesang Pangarep dan Erina Sofia Gudono sekaligus kita nguri-uri kabudayaan, merawat kebudayaan, memelihara kebudayaan karena budaya adalah warisan para leluhur kita,” ujar Jokowi.
Jokowi menambahkan, mengenalkan dan mencintai kebudayaan adalah kewajiban bersama. Oleh sebab itu, Jokowi mengajak seluruh masyarakat untuk menunjukkan kecintaan pada kebudayaan yang dimiliki oleh Indonesia.
“Kecintaan pada budaya harus kita tunjukkan agar identitas budaya kita muncul kembali dan karakter kita, karakter budaya kita juga makin kita mencintai,” tukasnya. Prihatsari
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.












