SLEMAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga Kinahrejo, Pelemsari, Cangringan, Sleman sempat heboh dengan keberadaan motor misterius yang terparkir dua hari di sebuah warung.
Sepeda motor jenis Yamaha Aerox Nopol E 4912 UX tersebut ditemukan warga dalam kondisi tergeletak.
Setelah membuat bingung warga, akhirnya kini menemui titik terang. Tim SAR berhasil menemukan pemilik motor tersebut di Bukit Sri Manganti dalam kondisi sehat.
Diketahui, pemilik kendaraan matic tersebut adalah mahasiswa Yogyakarta asal Majalengka yang hobi mendaki gunung.
Petugas SAR Gabungan yang melakukan upaya pencarian, berhasil menemukan survivor di Bukit Sri Manganti.
“Survivor ditemukan di atas labuhan lama dalam keadaan kondisi sehat. Sekarang dalam proses evakuasi,” kata Kepala Pelaksana BPBD kabupaten Sleman, Makwan, Rabu (11/1/2023) siang.
Senada juga diungkapkan Kapolsek Cangkringan, AKP Cherry Nova.
Menurut dia, berdasarkan informasi dari petugas yang melakukan pencarian, survivor ditemukan di Bukit Sri Manganti atau di sekitar lokasi Labuhan Merapi Mbah Marijan dalam kondisi sehat.
Sekedar informasi, kabar sepeda motor misterius jenis Yamaha Aerox dengan plat nomor (E 4912 UX) ini mencuat setelah terparkir cukup lama di sebuah warung di Kinahrejo Padukuhan Pelemsari, Umbulharjo, Cangkringan, Kabupaten Sleman.
Sepeda motor terparkir sejak Senin (9/1/2023) siang, namun hingga Rabu (11/1) pagi, belum diambil oleh si pemilik.
Upaya pencarian dari petugas SAR kemudian dilakukan.
AKP Cherry Nova mengungkapkan, jajarannya sempat melakukan penelusuran terhadap pemilik kendaraan Yamaha Aerox tersebut melalui plat nomor kendaraan dan berhasil terhubung dengan pihak keluarga di Majalengka.
Berdasarkan informasi, motor matic tersebut digunakan oleh keponakannya yang sedang kuliah salah satu perguruan tinggi negeri di Yogyakarta.
“Kata keluarganya, yang bersangkutan ini memang hobi naik gunung,” kata Cherry.
Mahasiswa tersebut telah berupaya dihubungi melalui sambungan telepon baik dari pihak keluarga di Majalengka maupun dari pihak Kepolisian namun tidak bisa.
Akhirnya, pada Rabu (11/1/2023) siang dilakukan pencarian.
Petugas SAR gabungan yang melakukan pencarian dibagi dalam tiga search rescue unit (SRU).
Mencari di tiga titik yakni di Bukit Sri Manganti, Bungker dan kali Pitu.
Tak berselang lama, survivor akhirnya berhasil ditemukan di Sri Manganti dalam kondisi sehat.
Cherry mengaku belum mengetahui secara pasti motif yang bersangkutan dua hari berada di Sri Manganti.
“Ini baru dibawa turun. Nanti kita tanyakan yang bersangkutan,” kata dia.
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.
















