SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Menyambut Hari Raya Nyepi / tahun baru saka 1945/2023 masehi, simbol-simbol agama Hindu akan dipasang di Jalan Jenderal Sudirman hingga Plaza Balaikota Solo.
Menurut Ida Bagus Komang Sarnawa, Ketua Parisada Hindu Darma Indonesia Kota Surakarta, pemasangan itu berkaitan dengan kesetaraan keagamaan di Kota Solo yang telah rukun dan damai.
“Ya, kita menghadap pak wali kaitannya dengan petunjuk-petunjuk beliau. Kaitan dengan hal tersebut beliau memberikan ruang-ruang seperti di plaza balaikota itu. Tapi fixnya, hari ini masih mau rapat lagi, karena dikemas oleh dinas pariwisata,” terang Ida Bagus dihubungi, Senin, (27/2/2023).
Rencananya, pemasangan simbol-simbol tersebut baru akan dimulai pada tanggal 9 Maret 2023 mendatang.
“Cuma ornamen dan simbol-simbol Hindu, berkaitan dengan budaya kita. Dipasang dari tanggal 9 Maret-18 Maret 2023 pagi sudah steril. Karena kita juga sudah tahu umat muslim tanggal 22 sudah puasa,” ungkapnya.
Beberapa simbol yang akan dipasang di antaranya penjor Bali di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman sampai depan Balaikota Solo (berbahan dari daun lontar sebanyak 50 penjor, umbul-umbul 4 warna, serta pohon-pohon yang di saputi kain poleng (kotak-kotak).
Kemudian ada pula pemasangan Tri Murti, Dewi Saraswati, Candi Prambanan Pura Danau Bratan, payung/tedung, umbul-umbul empat warna, padmasari, penunggu, pepajegan, 2 ogoh-ogoh, lampion swastika, serta lampion ongkara.
“Jadi betul-betul Kota Solo yang dapat predikat nomer 9 kaitannya dengan toleransi. Bisa meningkat menjadi peringkat 1. Jadi kerukunan umat beragama kita tampakkan, sesuai dengan instruksi pemerintah,” pungkas Ida Bagus. Ando
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















