Beranda Daerah Boyolali Lima SMP di Boyolali Terima Dana Rehab Pusat Rp 7,8 Miliar

Lima SMP di Boyolali Terima Dana Rehab Pusat Rp 7,8 Miliar

Kabid SMP Disdikbud Boyolali, Lasno. Waskita

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Rehabilitasi gedung SMP dipastikan terus berjalan tahun ini. Sayangnya, jumlah sekolah yang menerima rehabilitasi dari dana alokasi khusus (DAK) pusat sangat minim.

“Ada 40 sekolah yang mengajukan, namun hanya lima sekolah yang lolos dan mendapat bantuan. Total bantuan dana rehabilitasi untuk lima sekolah tersebut mencapai Rp 7,8 miliar,” ujar Kabid SMP Disdikbud Boyolali, Lasno, Sabtu (13/5/2023).

Dijelaskan, kelima sekolah tersebut adalah, SMPN 3 Juwangi, SMPN 1 Kemusu, SMPN 2 Wonosegoro, dan SMPN 2 Karanggede. Kemudian, ada satu sekolah swasta SMP BK Musuk. Kelima sekolah tersebut mengalami kerusakan yang beragam.

“Mulai dari ruang kelas hingga penambahan gedung fasilitas baru.”

Ditambahkan, dari lebih dari 40 (Sekolah) yang kita laporkan layak untuk menerima bantuan, lalu diverifikasi lagi jadi 35. “Kita verifikasi dan laporkan layak semua. Jadi kita tidak punya kewenangan menunjuk SMP A atau B, di luar yang sudah ditetapkan oleh Kementerian.”

Untuk SMPN 3 Juwangi, tingkat kerusakan cukup banyak. Ada dua jenis bantuan rehabilitasi. Pertama untuk perbaikan ruang kelas, perpustakaan, laboratorium IPA, ruang kepala sekolah, guru, tata usaha dan toilet.

Baca Juga :  AKBP Indra Maulana Saputra Resmi Jabat Kapolres Boyolali

“Bantuan untuk rehabilitasi kerusakan tersebut mencapai Rp 2,3 miliar,” katanya.

Sekolah tersebut juga mendapat bantuan pembangunan jamban toilet, laboratorium komputer dan ruang UKS senilai Rp 793 juta. Selama ini, laboratorium komputer masih menyekat ruang perpustakaan.

Kemudian, SMPN 1 Kemusu rehabilitasi menyasar ruang kelas, lab IPA, dan ruang guru. Bantuan yang didapat senilai Rp 1,5 miliar. SMPN 2 Wonosegoro mendapat rehabilitasi toilet dan ruang UKS senilai Rp 510 juta.

Lalu, SMPN 2 Karanggede juga mengalami kerusakan cukup banyak. Rehabilitasi menyasar ruang kelas, perpustakaan, lab IPA, kepala sekolah, tata usaha, lab komputer, dan pembangunan ruang UKS. Total bantuan yang didapat sekolah mencapai Rp 2,2 miliar.

“Sedangkan SMK BK Musuk mendapatkan dana rehabilitasi ruang kelas senilai Rp 435 juta,” terangnya.

Baca Juga :  Polres Boyolali Siagakan Personel Amankan Puncak Hari Desa Nasional 2026

Selain DAK pusat, ada juga bantuan dari APBD Boyolali. Bantuan APBD tahun ini menyasar dua sekolah. Yakni, SMPN 5 senilai Rp 562 juta dan SMPN 3 Boyolali senilai Rp 1,2 miliar. Kedua sekolah ini mendapatkan bantuan penambahan ruang kelas. Waskita

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.