Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Sempat Ketinggalan, Ganjar Pranowo Kembali Salip Prabowo di Survei Capres 2024 Versi SMRC

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terlihat bersama di Kebumen, Jawa Tengah, saat mendampingi Presiden Joko Widodo kunjungan kerja. Kini Prabowo menjadi rival Ganjar dalam pilpres 2024 dan resmi meminang putra sulung presiden Jokowi sebagai pendampingnya di Pilpres 2024 / tribunnews

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Sempat mengalami ketertinggalan usai menolak kedatangan tim Israel dalam ajang Piala Dunia U-12, Capres dari PDIP, Ganjar Pranowo kembali menyalip rivalnya, Prabowo Subianto.

Hal itu terlihat dari hasil survei yang dilakukan oleh Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC). Dari survei itu, kedua tokoh hanya berselisih 0,3 persen saja.

Setelah Prabowo Subianto unggul dalam beberapa survei, terbaru Ganjar Pranowo menyalip elektabilitas Menteri Pertahanan itu dengan selisih 0,3 persen.

Ganjar Pranowo lebih unggul tipis elektabilitasnya sebagai bakal Capres 2024 dibandingkan Prabowo Subianto di lingkaran pemilih kritis.

Simulasi SMRC itu dengan asumsi dua nama bakal capres, yaitu Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

“Dalam survei terakhir, jika hanya dua calon yang bersaing Ganjar vs Prabowo, maka Ganjar mendapatkan dukungan 42,2 persen, kemudian Prabowo 41,9 persen. Dan masih ada 15,9 persen yang belum tahu,” kata Direktur Riset SMRC Deni Irvani dalam tayangan Youtube SMRC TV, Minggu (7/5/2023).

Walau demikian, Deni mengaku bahwa pihaknya tak bisa menyimpulkan mana yang lebih unggul antara Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

Prabowo unggul beberapa kali

Ganjar Pranowo sempat tertinggal dibandingkan Prabowo pada survei periode Maret hingga April.

Dalam survei SMRC periode 7-10 Maret, Prabowo memiliki elektabilitas 42,1 persen, sedangkan Ganjar 37,7 persen.

Kemudian, pada survei 4-7 April, Prabowo juga unggul 46,3 persen sedangkan Ganjar 37,7 persen. Lalu, pada survei 18-19 April tercatat Prabowo kembali unggul di atas Ganjar, yaitu 46,4 persen dibandingkan 38,2 persen.

Selanjutnya, pada 25-28 April, Prabowo masih unggul yaitu 45,7 persen dibandingkan Ganjar 38,1 persen.

“Kemudian terlihat ada pemulihan (elektabilitas Ganjar) di survei terakhir hingga menjadi sangat ketat atau sangat seimbang,” jelas Deni.

Sekadar informasi, survei ini dilakukan pada 2-5 Mei 2023 dengan metode survei random digit dialing (RDD).

Dengan teknik RDD sampel sebanyak 925 orang dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi dan screening.

Adapun margin of eror survei diperkirakan sekitar 3,3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Wawancara dengan responden dilakukan lewat telepon oleh pewawancara yang dilatih.

Exit mobile version