
KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga Desa Munggur, Mojogedang, Karanganyar, Jateng digegerkan adanya kejar-kejaran dua mobil dengan Nopol Jawa Timur nyasar ke wilayah Desa Munggur, Selasa (25/7/2023).
Belum diketahui motifnya, namun berdasarkan keterangan warga Desa Munggur, Mojogedang yang mana ratusan warga turut menangkap terduga pelaku maling mobil Honda HRV warna putih Nopol L1949 TH.
Informasi yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM menyebutkan peristiwa terjadi Selasa (25/7/2023) sekira pukul 07.00 WIB.
Saat itu warga curiga menyaksikan aksi kejar-kejaran tiga orang di perkampungan Dusun Tunggulrejo Desa Munggur, Mojogedang, Karanganyar.
Pada aksi kejar-kejaran orang tak dikenal itu yakni dua orang pria mengejar satu orang pria yang terduga pencuri mobil Honda HRV warna putih Nopol L1949 TH dengan membawa pentungan.
Terduga pelaku pencuri mobil yang tidak diketahui namanya berusaha lari dikampung hingga bersembunyi di kandang ayam milik warga.
Tak pelak setelah digerebeg bersama ratusan warga akhirnya terduga pelaku tertangkap dan sempat dihajar dua orang tersebut bersama warga desa hingga babak belur.
“Berdasarkan pengakuan dua orang yang mengejar dari Jawa Timur itu bahwa koban babak belur adalah terduga pencuri mobil dari Malang, Jatim lalu dua orang itu mengejar menggunakan mobil Brio Nopol M, Jatim dan akhirnya tertangkap di sini,” ungkap Kaur Kesra Pemdes Munggur, Isiqomah kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Selasa (25/7/2023).
Menurut Istiqomah sebelum akhirnya melarikan diri ke perkampungan, mobil Honda HRV warna putih Nopol L1949 TH yang dibawa terduga pelaku diparkir ditinggalkan di tengah desa namun kunci kontaknya dibawa sambil berlari menyelamatkan diri.
“Akhirnya terduga pelaku tertangkap dan setelah dihajar massa lalu dibawa pergi oleh dua orang yang mengejar itu dibawa ke Jawa Timur menggunakan mobil Brio.
“Untuk mobil Honda HRV warna putih dikemudikan teman yang mengejar pelaku,” pungkas Istiqomah.
Sementara itu, Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumontoy melalui Kapolsek Mojogedang AKP Tri Gusnadi membenarkan peristiwa tersebut, hanya saja identitas ketiga orang diketahui.
“Anggota Polsek Mojogedang juga turun mengamankan kejadian tersebut namun karena terburu-buru akhirnya terduga pelaku dibawa dua orang yang mengejarnya kembali ke Jawa Timur,”ungkap Kapolsek Mojogedang AKP Tri Gusnadi. Beni Indra
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














