
SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM โ Menyambut datangnya tahun pelajaran 2023/2024, SD Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta menggelar workshop pendidikan dan pembinaan guru karyawan, Senin-Sabtu (10-15/07).
Workshop digelar sepekan sebelum murid-murid baru kelas 1 dan murid kelas 2-6 mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Kepala SD Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta, Rahmat Hariyadi, S.Pd, melalui rilisnya ke Joglosemarnews menyampaikan, workshop pendidikan diawali dengan melakukan evaluasi diri sekolah (EDS) melalui googleform yang diisi oleh guru dan karyawan sepekan yang lalu.
โKami mengawali dengan melaksanakan Evaluasi Diri Sekolah (EDS). Mengevaluasi layanan pendidikan dan pengajaran, sebagai bahan perbaikan dan perancangan program yang berpihak kepada murid telah dijalankan. Memberikan layanan pendidikan dan pengajaran yang lebih baik lagi,โ ungkap Rahmat.
Rahmat menjelaskan, raport pendidikan dan arah kebijakan bidang pendidikan Yayasan Nur Hidayah juga menjadi acuan dalam merancang program.
Utamanya, lanjut Rahmat, adalah dalam menyusun program peningkatan kualitas literasi dan numerasi. Selain tentunya juga program penguatan karakter, profil pelajar Pancasila.
Peserta workshop dibagi menjadi beberapa komisi. Tiap komisi membahas evaluasi bidang-bidang layanan yang ada, merancang program perbaikan.
โMasing-masing membuat Standar Prosedur Operasional (SPO) di masing-masing bidang dan mempresentasikan di forum bersama,โ paparnya.
Di samping itu, peserta workshop juga membuat administrasi pembelajaran berupa modul ajar untuk kelas 1, 2, 4, dan 5 yang akan menerapkan kurikulum merdeka.
Selebihnya, merek membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untu kelas 3 dan 6 yang masih menerapkan kurikulum 2013.
Peserta workshop juga mempersiapkan program dan perangkat perlengkapan yang dibutuhkan dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk murid-murid baru kelas 1 serta kegiatan _Connecting Bridge_ untuk murid-murid kelas 2-6.
Sementara itu, Ketua Yayasan Nur Hidayah Surakarta, Dr. Kasori Mujahid, M.PI dalam pembinaannya menyampaikan bahwa dalam menjalankan tugas mulia memberikan pelayanan pendidikan dan pengajaran perlu memperhatian spirit Panca Utama Nur Hidayah Surakarta.
โPanca Utama Nur Hidayah dijadikan spirit dalam menjalankan amanah mulia melayani pendidikan dan pengajaran di setiap unit sekolah dan bidang. Nilai Amanah, Kejujuran, Kemandirian, Kebersamaan, dan Kemuliaan,โ tutur Kasori.
Setiap pagi, kegiatan workshop diawali dengan lantunan tilawah Al Qurโan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars SDIT Nur Hidayah, Mars Yayasan Nur Hidayah, dan _ice breaking_. Suhamdani