
SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Korban proyek Rel Palang Joglo yang tembok rumahnya roboh pada Kamis (20/7/2023), Widayat (42), akhirnya harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Warga asal Kampung Sambirejo RT 05/ RW 01 Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Banjarsari, Solo yang tembok rumahnya ambruk itu kini bersama anak dan isterinya terpaksa mengungsi di sebuah kios, tempat berjualan wedangan yang letaknya tidak jauh dari rumahnya.
“Saya itu kemarin sudah punya feeling ga enak. Saya mau pulang, dagangan belum dikirim-kirim. Tiba depan rumah, lalu ada suara mak bruk. Saya kemudian lari, anak istri saya nangis. Itu di bagian dapur sama kamar mandi. Untung kompornya ga ikut kebakar,” katanya.
Meski demikian Widayat mengakui bahwa bangunan rumahnya memang sudah tua. Namun dirinya menilai bangunan tersebut masih bisa bertahan hingga lima sampai 10 tahun jika tidak ada proyek pembangunan tersebut .
“Mungkin efek dari getaran pakubumi itu.
Retaknya nambah terus,awalnya cuma retak kecil-kecil. Kemarin sama humas pengelola proyek Adi Karya suruh sabar terus. Kejadian ambruk baru ke sini. Alhamdulilah, gak ada korban. Cuma korban kompor sama wajan aja,” sambungnya.
Widayat menyebut, pihak kontraktor dari Adi Karya telah menyurvei jumlah total kerugian yang dialami dan akan memperbaiki.
“Langsung disurvei, besuk dikerjakan, sudah dirinci. Besuk mau belanja material. Baguslah langsung tanggap, padahal kemarin-kemarin gak pernah ditanggapi. Cuma suruh sabar terus,” tandasnya. Ando
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.













