
KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dampak kebakaran TPA Putri Cempo, Mojosongo, Solo masih mengancam kesehatan warga sekitar termasuk warga Gondangrejo, Karanganyar yang berbatasan secara langsung. Untuk itu Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar merekomendasi puluhan warga penderita Saluran Infeksi Pernapasan Akut (ISPA) diungsikan.
Selain itu, Dinkes Karanganyar terjun ke TKP bersama Puskesmas setempat melakukan pemeriksaan secara langsung terhadap Balita yang terdampak asap kebakaran tersebut. Juga dilakukan pembagian masker untuk warga.
Kepala Dinkes Karanganyar, Purwati MKes mengatakan pihaknya melakukan monitoring 24 jam sejak terjadi i kebakaran TPA Putri Cempo tersebut.
“Kami sudah siagakan pos kesehatan beserta tim medis di sekitar TKP untuk melakukan pemeriksaan secara langsung kepada warga terdampak terutama warga penderita ISPA dan Asma,” ungkap Purwati M.Kes kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (18/9/2023).
Purwati menjelaskan untuk warga penderita ISPA pihak Dinkes merekomendasikan untuk mengungsi ditempat yang aman karena dampak asap akibat kebakaran masih mengancam kesehatan warga sekitar.
Pasalnya, penderita ISPA sangat rentan terhadap asap, apalagi dalam volume yang besar seperti dampak kebakaran.
Adapun untuk Balita yang tergolong rentan terhadap potensi penyakit Asma sudah dilakukan pemeriksaan intensif.
“Untuk Balita tergolong aman dalam pantauan setelah pemeriksaan dari tim medis, sedangkan untuk warga penderita ISPA sudah pada mengungsi ditempat saudaranya dengan wilayah tersebar,” tandas Purwati MKes.
Sementara itu, untuk pembagian masker rutin dilakukan sejak hari pertama dan terus berlangsung up date seiring kondisi parahnya asap akibat kebakaran.
Sebagai informasi, setelah ratusan warga Desa Plesungan, Gondangrejo, Karanganyar mengungsi karena dampak Kebakaran TPA Putri Cempo, kini sektor pendidikan mulai terdampak.
Hingga Senin (18/9/2023) kebakaran TPA Putri Cempo, Mojosongo, Solo belum sepenuhnya padam meski puluhan mobil pemadam api dari berbagai kabupaten sekitar ditugaskan memadamkan api. Beni Indra
.
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














