Beranda Nasional Jogja Penyakit Jantung Kumat, Pencari Rumput Ditemukan Meninggal di Pematang Sawah di Sleman

Penyakit Jantung Kumat, Pencari Rumput Ditemukan Meninggal di Pematang Sawah di Sleman

Ilustrasi mayat | tribunnews

SLEMAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Diduga lantaran serangan jantung, seorang kakek berinisial B (60) ditemukan meninggal dunia di pematang sawah di Berbah, Sleman, Minggu (29/10/2023) malam.

Penemuan mayat korban oleh warga yang melintas itu pun langsung membuat geger warga Kalitirto, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman.

Diketahui, korban adalah  warga Keparakan Lor, Kota Yogyakarta dan diduga meninggal dunia karena sakit jantung yang dideritanya.

“(Dugaannya) serangan jantung. Yang bersangkutan sudah mengeluh dua  hari dengan keluarga, kalau dadanya sakit,” kata Kapolsek Berbah Kompol Parliska Febrihanoto, dikonfirmasi Senin (30/10/2023).

Diceritakan, kronologi bermula pada Minggu sore sekira pukul 15.30 WIB, ada seorang saksi, warga setempat, yang melihat korban sedang mencari rumput di pematang sawah.

Baca Juga :  Ketika Kesuksesan Lepas dari Etika, Prof. Sodik Sebut Bencana Tinggal Menunggu Waktu

Setelah itu, selepas Magrib sekira pukul 18.00 WIB ada saksi lain yang melihat bagor atau tempat rumput yang masih tergeletak di pematang sawah.

Karena penasaran, saksi kemudian mendekat ke area Bagor tersebut dan mendapati tubuh korban dalam posisi tertidur.

Temuan itu, langsung disampaikan ke Lurah setempat dan ditindaklanjuti dengan melapor ke petugas berwajib.

Hasil pengecekan petugas gabungan dari Polsek Berbah bersama tim medis dari Puskemas Berbah tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Korban diduga meninggal dunia karena sakit yang diderita.

“Hasil pemeriksaan bersama tim medis, korban meninggal dunia diperkirakan lebih dari 2 jam setelah ditemukan. Tidak ada tanda kekerasan dalam tubuh,” terang Parliska.

Baca Juga :  Dihantam Gelombang, Dua Nelayan Terombang-ambing di Pantai Depok Bantul

www.tribunnews.com

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.