Beranda Nasional Jogja Tim PkM UNY Hasilkan Tiga Buku

Tim PkM UNY Hasilkan Tiga Buku

Tim PkM UNY

 

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Menulis buku bukan perkara mudah. Apalagi jika tidak ada dorongan secara kelembagaan dan kemauan diri sendiri untuk meningkatkan kapasitas. Menulis buku sebagai bagian dari aktivitas akademik perlu ditumbuhkan di tengah berbagai hal yang menghambat.

Demikian disampaikan Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Prof. Dr. Erna Andriyanti. PkM UNY terus mendorong guru untuk menulis dan menghasilkan karya.

Dalam siaran pers yang diterima Redaksi Joglosemarnews, Erna menyebutkan bahwa aktivitas menulis dan menghasilkan karya perlu terus disemai oleh kalangan akademisi, termasuk di dalamnya adalah guru.

Saat guru mampu menghasilkan buku, maka ini ia sebenarnya menyadari peran penting guru sebagai agen perubahan. “Guru menulis dan menghasilkan buku, kalau boleh boleh jujur ini adalah amazing banget. Tidak banyak kalangan akademisi yang mampu melakukan ini”, ujarnya.

Anggota PkM, Dr. Titik Sudartinah menambahkan, program menulis buku yang diinisiasi oleh UNY dan bekerjasama dengan Muhammadiyah Boarding School (MBS) Pleret, Bantul, Yogyakarta ini dimulai sejak bulan  Agustus sampai Oktober 2023.

Baca Juga :  Barbershop Mas Joe Resmi Dibuka di Maguwoharjo, Warek UGM Soroti Peran Ruang Kreatif Anak Kampus

Model pelatihan yang diberikan adalah pendampingan secara langsung dan melalui online zoom meeting. Hasilnya ada tiga buku yang berhasil ditulis yaitu (1) Englsih for Islamic Education: Thaharah & Shalat; (2) The Six Pillars of Faith in Islam; (3) English Conversations for Pesantren. “Semoga Kerjasama ini terus dapat berlanjut di tahun yang akan datang sehingga semakin banyak guru yang dihasilkan oleh guru di MBS Pleret”, tegasnya.

Pada akhir sesi pendampingan dan pelatihan Sabtu, 7 Oktober 2023, Kamiludin, Ustadz di MBS Pleret mengucapkan banyak terima kasih atas kegiatan ini. “Kami atas nama MBS Pleret mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan bantuan yang telah diberikan oleh UNY kepada kami selama ini. Semoga ini menjadi amal jariyah tim PkM UNY”.

Baca Juga :  Karyawan Hotel Ditemukan Tak Bernyawa di Mess Mantrijeron, Posisi Terkunci dari Dalam

Menulis buku memang butuh kerjasama terus menerus. “Proyek menulis buku membutuhkan nafas panjang. Oleh karenanya perguruan tinggi perlu menjadi teladan untuk menghasilkan karya dan bermitra dengan berbagai pihak agar spirit literasi terus tersemai,” ujar Benni Setiawan, anggota tim pengabdi.(Ali)

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.