Beranda Daerah Sragen Sangirun Night Trail 2023: Ratusan Peserta Berlari Sejauh 25 K Taklukkan Berbagai...

Sangirun Night Trail 2023: Ratusan Peserta Berlari Sejauh 25 K Taklukkan Berbagai Medan Jalan

Ratusan orang pelari dari berbagai daerah mengikuti lomba lari trail 25K di Sangiran, acara lari tersebut diberinama Sangirun Night Trail 2023. Huri

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM — Ratusan orang pelari dari berbagai daerah mengikuti lomba lari trail 25K di Sangiran, acara lari tersebut diberinama Sangirun Night Trail 2023 yang sudah berjalan 3 kali ini.

Para pelari malam ini start dari terminal bus Sangiran dan berjalan melewati beberapa medan jalan yang harus mereka lalui sejauh 25 KM mulai jalan aspal, sungai, pegunungan dan bebatuan, ditambah situasi hujan sejak sore menambah berat medan yang harus mereka taklukkan.

Iskandar Mulia Siregar selaku Sub Koordinator Kelompok Unit Museum Prasejarah dalam jumpa pers mengatakan kegiatan Sangirun Night Trail pertamakali dilaksanakan pada November 2021.

“Kegiatan ini setiap tahunnya ada penambahan peserta dan peningkatan pameran sangirun lari 25 K, lari 5K, sangiran sangiran fair, dolanan anak dan kegiatan lain dengan mendatangkan artis Dory harsa dan Nella Kharisma,” kata Iskandar, Sabtu (4/11/2023) malam.

Sementara itu, Irini Dewi Wanti Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan juga mengatakan kegiatan tersebut atas kolaborasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah Sragen serta masyarakat di 25 desa di kawasan museum Sangiran.

Baca Juga :  Waspada Aksi Pencurian Padi Siap Panen di Sragen Kembali Marak Disaat Harga Gabah Tinggi

“Kalau anggaran kegiatan ini 1,5 miliar, ada 5 komponen besar kegiatan dan pelibatan masyarakat di 25 desa meskipun yang daftar 15 desa, ada peserta dari blora, gunung kidul untuk karnaval, ini upaya dan pengembangan dari situs sangiran, ini kegiatan dengan pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten Sragen serta masyarakat, kami mendampingi,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ahmad Mahendra selaku Direktur Perfilman, Musik dan Media sekaligus PLT Museum dan Cagar Budaya dengan festival di warisan dunia akan menjadi ikon kabupaten Sragen ada festival, pawai ada artis ibu kota.

“Kita ingin kayak kemarin jerami bisa kita garap dengan serius dengan adanya festival jerami kemarin, kedepannya museum akan banyak bicara dan kegitan akan dilakukan selama 1 minggu dan beberapa museum bisa berbicara, festival yang benar benar bisa dinikmati masyarakat, ini akan meningkat terus tahun ke tahun” bebernya.

Terpisah, bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati yang diwakili Hargiyanto Sekretaris Daerah Kabupaten Sragen menyampaikan dengan kegiatan tersebut menurutnya Sangiran semakin terkenal.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Sragen Sidak Kantor Pemda Lama Menindak Lanjuti Rencana Pembongkaran Gedung

“Dengan tambahan pelari dengan tambahan kegiatan Sangiran menjadi ikon dan jejaringnya ada batik, kedung ombo, ini adalah desa peningalan dunia wajib kita uri-uri agar Sangiran lebih mendunia lagi, harapan kami pemerintah pusat untuk tidak berhenti di hari ini tapi tahun depan bisa tambah lagi dan kegiatan semakin dinikmati masyarakat,” ujarnya. Huri Yanto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.