
SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pembangunan underpass Joglo tahap kedua segera dimulai. Terkait itu, Pemkot Solo bakal menutup sebagian Jalan Ki Mangun Sarkoro dan Jalan Sumpah Pemuda untuk proses pembangunan tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo Taufiq Muhammad mengatakan, penutupan jalan tersebut bakal dimulai Senin (15/1/2024) depan.
Akses lalu lintas di sebagian dua ruas jalan itu akan ditutup guna mendukung proses pengerjaan Underpass Joglo yang telah masuk tahap kedua.
Diketahui, pekerjaan kontruksi tahap pertama proyek underpass Joglo telah digarap sejak 20 Desember 2023 dan akan diselesaikan 14 Januari 2024. Pekerjaan tahap pertama berupa penataan utilitas dan pembuatan drainase.
“Untuk lanjut ke pembangunan tahap kedua, mulai ancang-ancang dengan penutupan jalan. Pekerjaan tahap kedua yaitu pekerjaan frontage jalan dan diafragma wall akan segera dilakukan. Konsekuensinya penutupan jalan akan segera dilakukan,” bebernya.
Taufiq menambahkan, teknis penutupan di Jalan Ki Mangun Sarkoro akan dimulai dari timur SPBU Banyuagung.
Sedangkan penutupan di Jalan Sumpah Pemuda akan dimulai dari barat TPU Bonoloyo. Dengan batas-batas tersebut, pengalihan arus lalu lintas sekitar akan dimulai dari simpang terdekat menuju ke kawasan tersebut.
“Walau ada penutupan di dua ruas jalan itu, simpang Joglonya masih di buka. Jadi masih bisa digunakan untuk akses lalu lintas menuju ke utara atau ke selatan. Begitu juga arus kendaraan yang dari timur ke barat atau sebaliknya jadi bisa memutar melalui jalur lain jika hendak menuju Simpang Joglo. Jadi akses ke utara dan ke selatannya masih dibuka pada pelaksanaan tahap dua ini,” tandasnya.
Di sisi lain, penutupan jalan Ki Mangun Sarkoro dilakukan mulai tanggal 15 Januari hingga 15 Februari 2024. Penutupan itu akan dilanjutkan dengan pengaturan serupa yang disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan di tahap ketiganya yang akan dikerjakan mulai pertengahan Februari hingga akhir April mendatang.
Oleh sebab itu sejumlah kendaraan berat Golongan III – V sedari awal diminta untuk langsung melintas via Jalan Tol.
“Kalau kendaraan lain masih boleh melintas via Simpang Gilingannya. Nanti akan dilengkapi dengan pemasangan RPPJ (Rambu Pendahulu Petunjuk Jalan) di simpang-simpang terdekat. Untuk manajemen dan rekayasa lalu lintas di tahap tiga nanti akan dibahas lagi,” ungkap Taufiq. Prihatsari
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














