JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tak Punya Kurir Buka Jasa Pengiriman Paket, Warga Sragen Sebut SPX Express Abal-Abal: Buka Jasa Ekspedisi Sediakan Dulu Kurirnya!

Puluhan konsumen jasa pengiriman SPX Express emosi dan kecewa berat menggeruduk kantor SPX Express Gemolong di jalan raya Solo-Purwodadi, area sawah, Purworejo, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah 57274, pada Kamis (26/1/2024) malam || Foto Huri Yanto
Puluhan konsumen jasa pengiriman SPX Express emosi dan kecewa berat menggeruduk kantor SPX Express Gemolong di jalan raya Solo-Purwodadi, area sawah, Purworejo, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah 57274, pada Kamis (26/1/2024) malam || Foto Huri Yanto
   

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Pasca digeruduk puluhan konsumen di kantornya, jasa pengiriman paket atau ekspedisi SPX Express di Solo-Purwodadi, area sawah, Purworejo, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah 57274, pada Kamis (26/1/2024) malam. Kini ramai banjir hujatan dari warga net dan konsumen, baik langsung maupun melalui online dan reting di ulasan Google map mendapatkan bintang satu atau sangat jelek terkait pelayanan dan kinerja jasa pengiriman paket tersebut lantaran emosi dan kecewa.

Pelayanan kantor ekspedisi berlogo silang dengan latar warna oranye tersebut, yang dinilai buruk dan tak profesional kini justru jadi bulan-bulanan bullyan warga net dan masyarakat.
Bahkan, paket yang telah masuk ke kantor ekspedisi tersebut selama lebih dari sepekan, tak segera diantar ke alamat penerima. Dan hanya menumpuk di gudang.

Dwi Prihatin (26) salah satu warga Desa Bukuran, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah ditemui JOGLOSEMARNEWS.COM mengaku sangat kecewa dan resah atas pelayanan pengiriman oleh pihak SPX Express.

“Saya bolak balik ke kantor ini sudah 3 kali tapi saya tidak mendapatkan barang pesanan saya, dan pihak jasa pengiriman ini beralasan belum bisa mengantarkan paket karena kurir terbatas, kalau sesuai aplikasi sampai rumah harusnya hari sabtu kemarin, lah ini udah mau seminggu barang tidak datang, dan kalau didatangi ke kantornya alasannya ngak ada kurir untuk anter dan barang masih numpuk banyak,” kata Dwi Prihatin, Jumat (26/1/2024).

Hal senada juga disampaikan oleh Dafa Farsan Raffi dan Bunga warga Desa Donoyudan, Kalijambe, Sragen jauh-jauh datang mengambil barang pesanan yang sudah berhari-hari dikirim tak kunjung datang, menurutnya jasa pengiriman ini menyepelekan masyarakat dan tidak mengutamakan pelayanan, bahkan saking jeleknya pelayanan terhadap masyarakat Sragen rating Google SPX Express Gemolong banjir penilian bintang satu dan diserang komentar pedas oleh para netizen atas buruknya pelayanan.

“Iya sampai detik ini belum dapat juga paket pesanan saya, saya dari kalijambe udah berkali datang juga ndak dapat. Barang tertahan sudah 3 hari, hujan hujan kesini katanya jam 8 malam mau disiapkan tapi ternyata sampai malam malah udah tutup alasannya gak bisa ngirim karena udah kebanyakan paket dan kurir yang untuk ngirim paket tidak ada,” jelasnya.

Baca Juga :  Butuh Perhatian! Sungadi Pria Obesitas Asal Sragen Jatuh Sakit, Kaki Kirinya Bengkak dan Keluarkan Cairan Berbau Tak Sedap

Bahkan, Dafa Farsan Raffi dan Bunga memberikan masukan terhadap pengelola jasa pengiriman paket SPX Express kalau hendak buka usaha agar sediakan pekerjaannya dahulu.

“Harusnya kalau buka jasa pengiriman paket sediakan kurirnya dulu jangan asal buka kalau sudah kayak gini mengecewakan costumer, di komenan Google jasa pengiriman SPX ini banjir bintang satu semua dari costumer dengan kejadian ini,” bebernya.

Wahyu (21) warga Desa Gedongan RT 12, Plupuh, Sragen, Jawa Tengah yang turut protes dan menggeruduk kantor SPX Express Gemolong, ia mengaku kecewa berat dan tidak akan memilih paket tersebut lagi sebagai jasa pengiriman.

“Paket baju udah 3 hari ngak di kirim bikin pusing alesanya numpak kurir tidak ada, yang lain ini juga nunggu sejak kemarin. Kalau gak siap buka jasa pengiriman jangan asal buka kalau kayak gini kasian kurirnya. Solusi dari saya berhenti operasional dulu dan selesaikan paketan yang numpuk ini, katanya kemarin suruh ambil jam 8 malam ini malah ngak bisa lagi.
Kasihan ini apa lagi kalau anak sekolah, atau pakat orang usaha. Wah gilo aku mas ngak mau pakai jasa ini lagi mending pakai J&T atau JNE lebih bagus ngak kayak ini,” keluhnya.

Pantauan JOGLOSEMARNEWS.COM di halaman Google, jasa pengiriman paket SPX Express diserang habis-habisan oleh warga net atas pelayanan yang diberikan, bahkan warga masyarakat banyak memberikan bintang 1 sebagai bentuk protes dan penilaian yang tidak memuaskan pelanggan.

Salah satunya akun Latsar Dila, ia menuliskan kekecewaannya “Paket udah 5 hari gak smpe. Di gemolong dri sabtu dan hari selasa blm dkirim ke rumah. Lalu disamperin ke lokasi dan paket dicari sampe gue tungguin 1 jam gak ketemu, buang2 waktu gue nunggu 1 jam. Katane nanti klo ktmu mau di infoin. Trs gue marah2, sruh nunggu smpe kapan, ini uda nunggu berhari2 dan uda rela ambil paket sdri nunggu 1 jam masih blm ktemu. Gue marahin itu lgsg di lokasi. Klo gue tinggal palingan jga gk lgsg dicariin pasti kedistrak nyari brang orang lain, gt sok2 blg nanti mau dicari dlu klo ktmu dikabari, ya klo gk dtungguin lgsg gk dicari ya kapan ktmunya kalessss…. !!!!,” tulisnya.

Baca Juga :  Mantan Sekda Sragen Tatag Prabawanto Ambil Formulir Pendaftaran Calon Bupati/Wakil Bupati Sragen di DPC Gerindra Sragen

Hal senada juga dituliskan pemilik akun Google Heri Prasetiya “Ternyata emang ulasannya negatif semua, pake alamat lain biasanya cepet…ini udah 3 hari di Hub tp gak dikirim2,apa emang kekurangan kurir atau gimana ini?,”.

Pemilik akun Intan Nuramalia “Paket udh seminggu blm nyampe2…ekspedisi paling lemot tdk sesuai dgn namanya express,,”.

Pemilik akun Annisa Aulia juga menuliskan “paketkuuu mana buat wisuda sabtu depan😭 estimasi tgl 19 udh tgl 23 ini anjirr blm dikirim, mau tak samperin nanti awas aja kl tutup,”.

Robby Muliana turut menyampaikan “Ternyata korbanya gk cuman q .🤣🤣 Paket dari jakarta tnggl 20 sampai hub gemolong.. tpi sampai hari ini gk ada pergerakan🙈🙈 komplain diaplikasi cuman suruh mnunggu dan mnunggu.. pdhal estimasi 21-22.👎👎👎,”.

Sementara itu, Igbal Bagas salah satu orang yang mengaku sebagai kurir SPX Express Gemolong pada JOGLOSEMARNEWS.COM mengatakan bahwa keterlambatan pengiriman paket dikarenakan menumpuknya barang pengiriman dan kurir terbatas.

“Kurir 3 orang, lha ini kita ada tambahan kurir untuk bantu pengiriman paket kita ambilkan kurir dari Plupuh dan Tanon karena di Gemolong keteteran.
Khusus besok Kalijambe, Tanon, Plupuh, Sumberlawang.
Barang bludak, ini baru kita oyo agar besok pagi paket bisa dikirimkan dan jalan, sampean komplen ke menejemen saya malah seneng atau kayak masnya ini komplen ke Shopee kita malah seneng lagi malahan biar shopee pusat ngerti kalau disini keteteran.
Kita udah laporan ke kantor pusat dan bose langsung ke sini ini tadi bahwa besok pagi di fokuskan area paling banyak dulu, nanti kayak saya di Sumberlawang.
Kita juga sudah cari kurir sebanyak banyaknya, untuk mengatasi ini, bahkan kita cari kurir Freline dari kurir sebelah untuk mengatasi ini,” ujarnya.

Huri Yanto

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com