JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Sebut Kabar Dugaan Korupsi Pesawat Mirage Hoaks, TKN Siap Lakukan Langah Hukum

Rosan Roeslani, Ketua Tim Kemenangan Nasional (TKN) Pasangan Prabowo-Gibran bersama Ilyas Akbar Almadani Korlap Bolone Mase dan Gibran saat acara konsolidasi di Gedung Teater Karanganyar / Foto: Beni Indra Gibran

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN), Rosan Roeslani menepis kabar yang menyebutkan dugaan korupsi pesawat Mirage dari Qatar oleh Prabowo Subianto selaku Menteri Pertahanan (Menhan).

Kabar itu menyebutkan, Menhan Prabowo Subianto yang juga Capres nomor urut 2, menerima sejumlah uang atas pembelian pesawat Mirage 2000-5

Setelah mengecek langsung ke sumbernya, Rosan menegaskan bahwa berita tersebut bohong, alias hoaks. Karena itulah, pihaknya akan melakukan langkah hukum.

Sebagaimana diketahui, Prabowo sebelumnya diterpa kabar mengenai dugaan korupsi pesawat jet tempur Mirage 2000-5 bekas dari Qatar.

Kabar itu pertama kali dihembuskan oleh media asing, Meta Nex dalam artikel bertajuk “Indonesia Prabowo Subianto EU Corruption Investigation” pada Jumat (9/2/2024).

Dalam artikel itu diungkapkan adanya kesepakatan dengan Qatar untuk pembelian 12 jet tempur Mirage bekas senilai US$ 792 juta atau setara sekitar Rp 12,4 triliun, atau dengan harga US$ 66 juta setiap jet.

Baca Juga :  Sebut Prabowo Hanya Akan Jabat Presiden 2 Tahun, Pengamat Militer, Connie Bakal Diperiksa Bareskrim Polri

The Group of States Against Corruption (Greco) atau Komisi Antikorupsi Uni Eropa disebut sedang menyelidiki skandal itu.

“Saya cek langsung, baik yang di Washington DC maupun di kedutaan besar Amerika di Indonesia tidak pernah ada permintaan itu sama sekali,” kata Rosan di Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (10/2/2024).

Setelah dikonfirmasi, Rosan mengatakan pihak Amerika Serikat tidak pernah melakukan atensi khusus terkait hal tersebut. Rosan juga menanyakan langsung kepada The Group of States against Corruption (Greco).

“Tidak pernah ada permintaan dari pihak yang namanya Greco mengenai hal asistensi ataupun meminta kerja sama pemerintah Amerika Serikat dalam rangka hal yang dituduhkan yang namanya pembelian Mirage,” tutur dia.

Baca Juga :  Terjadi Penggelembungan Suara di TPS Depok, Paslon 02 Kelebihan 500 Suara!

Rosan mengatakan informasi yang mengatakan bahwa Prabowo menerima sejumlah uang dari pembelian pesawat Mirage merupakan berita bohong.

TKN, kata dia, berencana akan melakukan langkah hukum untuk mengusut pihak yang sengaja menyebarkan berita ini.

Sebelumnya, beredar kabar di laman Meta Nex yang menyebut bahwa Menhan Prabowo sedang disorot oleh Komisi Antikorupsi Uni Eropa karena diduga menerima sejumlah uang hasil pembelian 12 pesawat Mirage 2000-5 dari negara Qatar.

Pesawat bekas tersebut dibeli dan direncanakan akan datang pada 2025. Berdasarkan pemberitaan di situs tersebut, Prabowo dikabarkan menerima sejumlah uang dari hasil pembelian pesawat tersebut dari pihak Qatar.

Uang tersebut dikabarkan digunakan oleh Prabowo sebagai biaya politik untuk pencalonan dirinya sebagai calon presiden.  

www.tempo.co

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com