JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Ternyata, Merawat Gigi Susu Tak Cuma Dengan Gosok Gigi Lho

Perawatan gigi anak oleh dokter | Istimewa
   

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Merawat gigi susu anak gampang-gampang susah. Pasalnya, gigi susu ini bakal tanggal sesuai “jadwalnya”.

Namun demikian, tetap diperlukan perawatan yang tepat agar gigi susu anak tetap sehat dan anti berlubang. Praktisi kesehatan dari Klinik Gigigo Solo,drg Monica Ekania mengungkapkan, merawat gigi susu tidak cuma dengan sekedar gosok gigi biasa.

“Perawatan paling mudah memang dengan gosok gigi teratur. Namun diperlukan juga perawatan khusus secara terjadwal. Seperti check ke dokter gigi setiap enam bulan sekali. Bisa juga dilakukan perawatan pertama saat baru tumbuh gigi,” ujarnya di sela pembukaan cabang Klinik Gigigo di kawasan Colomadu, Kamis (22/2/2024).

Meskipun statusnya gigi susu, lanjut Monica, tetap hatus dipastikan tak ada lubang dan gangguang kesehatan gigi lainnya pada gigi susu anak. Untuk itu, pemeriksaam diperlukan guna mengetahui apakah gigi dalam kondisi sehat, yakni tidak berlubang, tidak goyang, dan tidak diiringi dengan daging tumbuh pada gigi berlubang.

Baca Juga :  Kasus Catering di Solo Kena Tipu Hampir 1 Miliar, Ternyata Menantu Tipu Mertua dan Istrinya Sendiri

“Saat anak usia enam tahun lebih kompleks lagi, kayak cabut gigi karena saat itu pergantian dari gigi susu ke gigi permanen,” bebernya.

Diakui Monica, sebagian orang tua masih kurang teredukasi terhadap pentingnya menjaga kesehatan gigi anak. Untuk itu, pihaknya juga mengenalkan layanan Gigigo Kids untuk memberikan edukasi perawatan gigi pada anak.

“Seperti misalnya, ketika anak nggak mau makan, lihat kondisi giginya dulu, ada keluhan atau tidak. Bisa jadi itu karena anak sakit gigi tapi orang tua kurang menyadari itu,” imbuhnya.

Di sisi lain, tidak mudah melakukam pemeriksaan gigi pada anak. Tidak jarang pasien anak datang dalam kondisi rewel. Oleh karena itu, pihaknya harus terlebih dahulu memenangkan baru kemudian bisa memberikan perawatan pada gigi.

Baca Juga :  Tingkatkan Literasi Sekolah Terpadu Lewat Program Nyalanesia

“Lihat kondisi anaknya dulu, kalau kooperatif bisa kasih pilihan banyak perawatan. Kalau rewel biasanya pendekatan dulu. Kalau anak kan giginya baru 20, itu dicek satu persatu. Nanti lihat kalau ada gigi goyang, lihat kondisi anaknya dulu kalau kooperatif bisa langsung diambil, kalau rewel kasih vitamin dulu. Untuk perawatannya ada tambal, cabut, kebersihan karang juga perlu,” terangnya.

Ditambahkan CEO Gigigo, Ryo menambahkan, klinik Gigigo berupaya terus mendukung peningkatan kesehatan gigi masyarakat.

“Kami juga aktif menyediakan akses kesehatan gigi melalui periksa gratis saat car free day setiap hari Minggu di Solo. Selain itu, kami juga melakukan kunjungan ke panti asuhan, pondok pesantren, dan sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi serta pemeriksaan gigi secara gratis,” pungkasnya. Prihatsari

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com