JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Wonogiri Dirugikan Metodologi BPS, Perantauan Tak Pernah Tersentuh

Bupati Wonogiri
Bupati Wonogiri Joko Sutopo alias Mas Jekek. Joglosemarnews.com/Aris Arianto
   

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM Bupati Wonogiri Joko Sutopo alias Bupati Jekek menegaskan Wonogiri dirugikan dengan adanya metodologi yang digunakan BPS (Badan Pusat Statistik) selama ini.

Paling tidak ada dua hal super penting yang menurut Bupati Wonogiri menjadi paling dirugikan oleh metodologi BPS.

“Kami sangat dirugikan,” tandas Bupati Wonogiri Joko Sutopo, usai menghadiri high level meeting di komplek Setda Wonogiri, Jumat (2/2/2024).

Pertama, menurut Bupati Jekek, fakta bahwa sekitar 38 persen penduduk Wonogiri menjadi perantauan. Mereka merupakan bagian dari 1 juta lebih penduduk Wonogiri. Sayangnya mereka sama sekali tidak tersentuh oleh BPS melalui metodologi dalam sensus dan sejenisnya.

Yang disentuh dalam metodologi BPS hanya mereka yang bermukim di Wonogiri

Dampak lanjutannya banyak, salah satunya angka kemiskinan seakan tidak bergerak secara data. Padahal banyak program pengentasan telah kemiskinan digelontorkan.

Selanjutnya untuk indeks pembangunan manusia (IPM) di faktor lama menempuh pendidikan atau indeks rata rata lama sekolah Wonogiri tercatat agak lemah. Gara garanya lagi lagi tidak semua warga yang menempuh pendidikan tersentuh metodologi BPS.

Baca Juga :  Anak TK Pengin Jadi Anggota Dewan, Diundang PIIAD Wonogiri Sekalian Kartinian, PAP? Ini Loh

“Karena mereka yang masuk 38 persen tadi banyak yang bersekolah dan tidak bermukim di Wonogiri, mereka tidak tercatat,” ujar Bupati Jekek.
.
Atas kondisi itu, Bupati Jekek berharap adanya perubahan metodologi BPS, data statistik Wonogiri lebih akurat dan dapat menggambarkan kondisi riil masyarakat Wonogiri. Hal ini penting untuk perumusan kebijakan yang tepat sasaran dan efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Wonogiri.

“Selain itu memungkinkan tidak sistem BPS bisa memotret kondisi riil pendidikan. Lulusan sekolah yang melanjutkan ke jenjang lebih tinggi berapa, berapa yang melanjutkan ke pendidikan tinggi,” tandas Bupati Jekek.

Sementara dalam high level meeting terungkap pula masukan dari peserta. Di antaranya penyampaian data oleh BPS masih rutin dengan memberikan keterangan pers. Padahal masih banyak seharusnya paparan yang lebih dalam bisa diberikan BPS kepada masyarakat. Karena, antusias masyarakat untuk mengetahui data statistik di BPS sangat tinggi.

Selain itu, data-data yang disajikan oleh BPS masih bersifat umum. Tidak ada penjelasan lebih rinci yang menjelaskan mengapa data-data itu bisa muncul. Misalnya, BPS hanya menyajikan data tentang angka kemiskinan. Namun, tidak dijelaskan apa saja kualifikasi dari warga miskin itu.

Baca Juga :  Mengenal Pemanfaatan Program Indonesia Pintar di Ujung Barat Laut Wonogiri

Hal hal tersebut dikhawatirkan membuat masyarakat yang awam dengan persoalan data-data statistik menjadi bingung dan tidak mengerti.

Kepala BPS Wonogiri Rahmad Iswanto membeberkan pada Januari 2024 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Kabupaten Wonogiri sebesar 3,56 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,98.

Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran. Meliputi kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 9,70 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,95 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,29 persen.

Sedangkan kelompok yang mengalami penurunan harga yaitu kelompok transportasi turun sebesar 0,18 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,37 persen; dan kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,14 persen. Khusus untuk kelompok pendidikan tidak mengalami perubahan indeks.Tingkat deflasi month to month (m-to-m) dan tingkat deflasi year to date (y-to-d) Kabupaten Wonogiri bulan Januari 2024 masing-masing sebesar 0,04 persen. Aris Arianto

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com