JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Dengan Berbagai Peralatan, Petani Desa Gombang Sawit, Boyolali Gelar Gropyokan Tikus

para petani Desa Gombang, Kecamatan Sawit menggelar kegiatan gropyokan tikus pada Jumat (1/3/2024) pagi. Waskita
   

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Kesal dengan maraknya serangan hama tikus, para petani Desa Gombang, Kecamatan Sawit menggelar kegiatan gropyokan tikus pada Jumat (1/3/2024) pagi. Mereka bersenjata cangkul, potongan kayu dan bambu serta jaring.

Selain dari gabungan kelompok tani, turut serta petugas dari Dinas Pertanian Boyolali, Camat Sawit, serta dari Pemerintah Desa Gombang dan Manjung, juga Babinsa dan Bhabinkamtibmas bahu- membahu membasmi hama tikus.

Kegiatan diawali dengan pembersihan gulma dan rumput liar di pematang dan pinggiran sawah. Setelah bersih, kelihataan nyata adanya lubang persembunyian tikus. Lubang itupun langsung dibongkar dengan cangkul.

Tak heran, tikus yang bersembunyi pun kaget dan berusaha melarikan diri. Namun, petani yang sudah siap, langsung menangkapnya. Ada pula tikus terperangkap dalam jaring sehingga bisa mudah ditangkap dan dibunuh.

Baca Juga :  Cegah Stunting, Pemkab Boyolali Punya Program Gercep Siar

Ditemui wartawan disela kegiatan gropyokan, Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas Pertanian Boyolali, Kristini Boedyarti menyambut positif kekompakan petani dan jajaran terkait termasuk Babinsa dan Babinkamtibmas tersebut.

“Sehingga kegiatan gerakan pengendalian (Gerdal) ini bisa menangkap tikus dalam jumlah yang banyak hingga ratusan ekor. Harapan kami gerdal ini bisa dilakukan secara rutin,” katanya.

Pihaknya juga turut membantu dengan umpan beracun maupun mercon asap. “Untuk lubang yang sulit dibongkar, diberi merson asap tersebut lalu lubang ditutup. Sehingga tikus didalam lubang akan mati karena menghirup asap.”

Baca Juga :  Program Merapi Merona, Solusi Disnakan Boyolali Atasi Anjloknya Produksi Susu Sapi Perah

Dikemukakan, serangan hama tikus terjadi di tiga Kecamatan di Boyolali. Yakni di kecamatan Sawit, Nogosari dan Mojosongo. Di kecamatan Sawit terjadi di 5 desa, yaitu Desa Gombang, Manjung, Kateguhan, Jatirejo dan Bendosari.

Kemudian di Nogosari di Desa Guli, Sembungan dan Jeron. Sementara di Mojosongo, di Desa Kragilan. “Paling parah di Sawit, luasnya 44 hektar, untuk luas waspadanya ada 181 hektar dari luas lahan 1.200 hektar.”

Kemudian di Nogosari ada 13 hektar tanaman padi yang diserang tikus, di tiga desa tersebut. Total ada 57 hektar tanaman padi Boyolali yang diserang tikus. “Beruntung, serangan hama tikus di wilayah Nogosari dan Mojosongo sudah berhasil dikendalikan,” katanya. Waskita

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com