Beranda Daerah Sragen Geger, Petani di Desa Baleharjo Sragen Tewas Kesetrum Listrik di Area Persawahan...

Geger, Petani di Desa Baleharjo Sragen Tewas Kesetrum Listrik di Area Persawahan Dengan Kondisi Mengenaskan

Seorang petani di Sragen meninggal dunia mengenaskan di area persawahan akibat kesetrum listrik Jumat (19/5/2024) Pukul 16:00 Wib. Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM — Lagi-lagi seorang petani di Sragen meninggal dunia mengenaskan di area persawahan akibat kesetrum listrik, kasus Petani tewas tersetrum listrik itu pertama kali diketahui oleh warga di area perhutani Dukuh Gosek RT 20, Kelurahan Baleharjo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah Jumat (19/5/2024) Pukul 16:00 Wib.

Berdasarkan informasi yang berhasil JOGLOSEMARNEWS.COM korban kesetrum listrik di area lahan pertanian itu bernama Loso (59) warga Dukuh Krapyak Rt 28, Kelurahan Baleharjo, Sukodono, Sragen.

Tubuh Loso pertama kali diketahui warga tergeletak dan tak bernyawa di area pertanian yang terdapat aliran listrik pompa air sumur.

Kronologi kejadian bermula saat saksi mata bernama Jayanto saat berada di area pertanian melihat tubuh korban dalam kondisi sudah tergeletak sudah meninggal dunia ditanah lahan perhutani dengan beberapa luka pada jari, melihat kejadian itu saksi mata langsung melaporkan ke warga lainnya dan Polsek Sukodono soal kejadian tersebut.

Baca Juga :  Polemik Dapur MBG di Sragen Disamping Kandang Babi, Angga: Pemilik Dapur Justru Pendatang Baru Malah Ingin Mengusir Kami

Kasi Humas Polres Sragen Iptu Suyana mewakili Kapolres Sragen AKBP Jamal Alam membenarkan kejadian tersebut, dari hasil pemeriksaan team Dokter dari Puskesmas setempat mendatangi lokasi kejadian ditemukan korban benar meninggal dunia.

“Dari hasil pemeriksaaan luar pada tubuh korban tidak di temukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban dan murni korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersetrum listrik, terdapat luka lecet di 5 jari bagian dalam,” kata Iptu Suyana Sabtu (20/4/2024). Huri Yanto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.