Beranda Umum Nasional Menperin Agus Gumiwang: Sritex Akan Dilelang, Tapi Keputusannya Tunggu Kurator

Menperin Agus Gumiwang: Sritex Akan Dilelang, Tapi Keputusannya Tunggu Kurator

Para karyawan Sritex sedang tekun bekerja di perusahaan | Dok Joglosemar

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM โ€“ Sejauh ini, belum ada kepastian PT Sritex bakal diambil alih oleh BUMN, yakni PT Danareksa (Persero). Namun Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengisyaratkan Sritex bakal dilelang.

Namun untuk pelaksanaan lelangnya, jelas Agus Gumiwang, masih harus menunggu keputusan dari kurator.

PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex, salah satu perusahaan tekstil terbesar di Indonesia, resmi dinyatakan pailit dan menghentikan seluruh operasionalnya pada Sabtu (1/3/2025). Keputusan ini diambil setelah perusahaan tidak mampu melunasi utangnya, sebagaimana ditetapkan dalam rapat kreditur kepailitan yang digelar di Pengadilan Niaga Semarang, Jumat (28/2/2025).

Hakim Pengawas Pengadilan Niaga Semarang, Haruno Patriadi, dalam sidang tersebut menyatakan bahwa kondisi finansial Sritex sudah tidak memungkinkan untuk mempertahankan keberlanjutan usaha. โ€œTidak mungkin dijalankan going concern dengan kondisi yang telah dipaparkan oleh kurator maupun debitur pailit,โ€ ujarnya.

Baca Juga :  Isu Perselingkuhannya dengan Lisa Viral, Ini Tanggapan Ridwan Kamil

Kepailitan Sritex berdampak luas, terutama bagi para pekerja. Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) terus berlangsung sejak awal tahun, dengan total 10.665 karyawan kehilangan pekerjaan. Mereka berasal dari berbagai entitas dalam Sritex Group, yaitu PT Sritex Sukoharjo, PT Bitratex Semarang, PT Sinar Panja Jaya Semarang, dan PT Primayuda Boyolali.

Sementara itu, pemerintah masih menunggu langkah selanjutnya terkait masa depan Sritex. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menegaskan bahwa keputusan mengenai proses lelang akan diumumkan setelah ada kepastian dari kurator. โ€œPengumumannya nanti, tunggu kurator ya,โ€ katanya saat ditemui di kediaman Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, Senin (31/3/2025).

Nasib ribuan mantan pekerja Sritex kini menjadi perhatian utama, mengingat perusahaan ini sebelumnya menjadi salah satu pemain utama industri tekstil di Indonesia dan Asia Tenggara. Pemerintah diharapkan dapat memberikan solusi terbaik agar dampak sosial dan ekonomi dari kepailitan ini dapat diminimalisir.

Baca Juga :  Kasus Tewasnya Jurnalis di Banjarbaru, Diduga Pembunuhan Berencana

www.tempo.co