Beranda Daerah Solo LADIES REJUVENATION DAY 2025: Ruang Sehari bagi Perempuan untuk Berhenti, Pulih, dan...

LADIES REJUVENATION DAY 2025: Ruang Sehari bagi Perempuan untuk Berhenti, Pulih, dan Kembali Utuh

Vina Nugroho (memegang mic) saat memberikan materi tentang mindfulness di acara Ladies Rejuvenation Day, akhir pekan lalu di Ramada Hotel, Solo. Erwina

JOGLOSEMARNEWS.COM — Di tengah berbagai peran dan tanggung jawab yang dijalani setiap hari, perempuan kerap dituntut untuk selalu kuat bagi banyak orang. Namun, di balik ketangguhan tersebut, sering kali perempuan lupa memberi ruang bagi dirinya sendiri untuk beristirahat, memulihkan energi, dan merawat kesehatan fisik maupun mentalnya.

Berangkat dari kesadaran tersebut, Ladies Rejuvenation Day 2025 hadir sebagai ruang satu hari penuh yang didedikasikan khusus bagi perempuan untuk berhenti sejenak dari hiruk-pikuk aktivitas, memulihkan diri, dan kembali terhubung dengan dirinya secara utuh. Kegiatan yang diselenggarakan Sabtu (20/12/2025) di Hotel Ramada, Solo ini digelar oleh Women Preneur Community (WPC) Chapter Solo sebagi bagian peringatan Hari Ibu, 22 Desember 2025.

Vina Nugroho,SPsi, MPsi,seorang psikolog, pada kesempatan itu mengajak para perempuan untuk lebih mindful, utamanya saat menjalankan peran sebagai ibu. “Sebagai seorang psikolog, saya sangat percaya bahwa fondasi ketahanan emosional anak dibangun sejak dini melalui pendampingan yang penuh kesadaran. Mindfulness bukan sekadar konsep, tapi sebuah praktik di mana kita mengajarkan anak-anak untuk menyadari emosi mereka, baik itu rasa takut, sedih, atau rindu, tanpa langsung menekannya atau mengabaikannya,” ujar Vina yang merupakan CEO dari borntoinspire.id , Komunitas Mental Health & Kesehatan.

Dalam kesempatan itu, Vina juga mengingatkan, untuk dapat mengasuh anak dengan mindfulness, seorang ibu juga harus dapat mengurai dan mengenali emosinya masing-masing, termasuk memulihkan trauma yang mungkin ada di masa lalu.

Ladies Rejuvenation Day dirancang sebagai pengalaman reflektif dan menyenangkan yang menggabungkan unsur self-love, healing, dan penguatan komunitas. Selama satu hari penuh, para peserta diajak untuk me-recharge energi menjelang penutupan tahun, mengikuti sesi sharing dan self-healing, serta mendapatkan insight baru seputar kesehatan fisik dan mental yang aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Berhasil Kembalikan Kerugian Negara Triliunan Rupiah Sepanjang 2025, Ketua Komjak RI : Kami Apresiasi Kejaksaan Agung

“Perempuan sering kali terbiasa mendahulukan kebutuhan orang lain, hingga lupa bahwa dirinya juga perlu dirawat. Melalui Ladies Rejuvenation Day, kami ingin menghadirkan ruang aman dan hangat agar perempuan dapat berhenti sejenak, mendengarkan tubuh dan pikirannya, serta kembali pulang pada dirinya sendiri,” ujar Diajeng Phepy, Koordinator WPC Chapter Solo yang juga ketua panitia kegiatan.

Sesi pertama Ladie Rejuvenation Day diisi dengan ajakan dariEndang Tri K.Sukarso, SE, MM bagi para perempuan untuk menjadi “Agent of change”.Untuk bisa menjadi agen perubahan perempuan harus punya: Visi misi yang jelas, membangun jaringan dan hubungan, mengembangkan keterampilan dan pengetahuan, mengambil risiko dan berani serta mempunyai ketahanan dan kegigihan,” ujar Endang yang merupakan Ketua Bidang Pendidikan & Pelatihan.

Fisko Albatinusa hadir sebagai pembicara kedua. Lulusan Fakultas Teknik ITS itu mengajak para perempuan untuk menjalani pola hidup sehat, di antaranya dengan memastikan asupan gizi yang seimbang melalui menu makanan sehari-hari.

Setelah demo make up oleh Tim Wardah, para peserta diajak untuk bermain-main dengan kain. Bagaimana menggunakan kain sebagai outfit tanpa harus mengubah bentuknya disampaikan oleh Zulfa Rahmawati, SSn, MSn, founder Visa Cottonbatik.

Selain sesi-sesi reflektif dan pemulihan diri, kegiatan ini juga menjadi ruang perjumpaan antarperempuan dari berbagai latar belakang. Dalam suasana yang inklusif dan suportif, peserta diharapkan dapat saling berbagi pengalaman, membangun koneksi positif, serta menemukan kekuatan baru dari kebersamaan.

Baca Juga :  Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis, Tersangka Kasus Ijazah Palsu, Datangi Rumah Jokowi

Salah seorang peserta, Nina, mengatakan dirinya mendapat banyak manfaat dari kegiatan tersebut. “Sesi-sesi yang dihadirkan sarat informasi yang bermanfaat,” ujar praktisi tarot ini. Nina juga mengaku sesi terakhir (sesi self healing) menjadi sesi yang paling ia tunggu.”Karena saya memang sudah lama follow Vina Nugroho di medsos, jadi pengen ikut sesinya lansung.”

Dalam kesempatan terpisah, peserta lain, Imelda juga mengaku sesi-sesi yang dihadirkan cukup menyenangkan. ”Hanya mungkin kemasannya perlu ditingkatkan ya, entah mungkin dengan games biar lebih interaktif dengan peserta.”

Kegiatan yang juga diramaikan dengan sesi pemeriksaan kulit wajah dan medical check up gratis ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3AP2KB) Provinsi Jateng, Dra Ema Rachmawati, MHum, Kepala Dinas DP3AP2KB Kota Solo Kristiana Hariyanti, APi, MSi MM, serta seratusan perempuan dari berbagai latar belakang. Erwina  

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.