KAJEN, JOGLOSEMARNEWS.COM — Seorang ibu dan dua anaknya tewas di tempat setelah sepeda motor yang mereka tumpangi tertemper Kereta Api (KA) Harina jurusan Bandung–Surabaya Pasarturi. Peristiwa tragis itu terjadi di kilometer 98 + 2/3 jalur antara Stasiun Sragi dan Stasiun Pekalongan, Senin (29/12/2026) sore.
Insiden terjadi sekitar pukul 15.14 WIB, saat KA Harina melintas di lokasi kejadian. Sepeda motor korban diduga melintas di jalur rel pada saat bersamaan dengan kedatangan kereta. Benturan keras tidak dapat dihindari, menyebabkan ketiga korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa yang merenggut nyawa korban.
“KAI Daop 4 turut prihatin atas kejadian ini. Korban selanjutnya dievakuasi oleh Unit Pengamanan dan ditangani oleh Polsek Sragi,” ujar Luqman saat dihubungi.
Akibat temperan itu, perjalanan KA Harina sempat dihentikan sementara. Kereta melakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) di lokasi untuk memastikan kondisi rangkaian dan prasarana perkeretaapian tetap aman.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) dan dinyatakan laik jalan, KA Harina kembali melanjutkan perjalanan sekitar pukul 15.23 WIB.
Luqman menegaskan, KAI terus berupaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, salah satunya dengan memperkuat edukasi dan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat yang bermukim di sekitar jalur rel.
“KAI akan terus melakukan sosialisasi keselamatan sebagai langkah pencegahan untuk menekan angka kecelakaan di jalur kereta api,” pungkasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan keselamatan dan tidak melintas di jalur rel kereta api demi menghindari kejadian serupa.
Sementara itu, Kapolsek Sragi AKP Turkhan turut membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Berdasarkan keterangan awal, faktor cuaca diduga memengaruhi jarak pandang korban.
“Saat melintas cuacanya hujan lebat, korban tidak melihat dan tidak mendengar Kereta Harina Bandung- Surabaya bersamaan melintas.”
“Ibu dan dua anak dalam satu motor menjadi korban,” katanya.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan kronologi lengkap serta penyebab pasti kecelakaan maut tersebut. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















