Beranda Edukasi Pendidikan Wisuda UMS Sarat Empati, Doa dan Donasi Mengalir untuk Korban Banjir Sumatra...

Wisuda UMS Sarat Empati, Doa dan Donasi Mengalir untuk Korban Banjir Sumatra  

Upacara Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor Periode II Tahun 2025/2026 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) | Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Prosesi Wisuda Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Periode II Tahun Akademik 2025/2026 berlangsung dengan nuansa berbeda.

Di balik kemeriahan seremoni akademik di Edutorium UMS, Sabtu (20/12/2025), suasana haru terasa ketika kampus ini mengajak para wisudawan dan keluarga untuk menyatukan rasa syukur dengan empati bagi korban banjir di sejumlah wilayah Sumatra.

Rektor UMS Prof Dr Harun Joko Prayitno, M.Hum., memanfaatkan momentum wisuda sebagai ruang refleksi kemanusiaan. Ia mengajak seluruh hadirin menundukkan kepala, memanjatkan doa, sekaligus meneguhkan komitmen kepedulian bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

“Hari ini kita tidak hanya merayakan kelulusan, tetapi juga belajar menumbuhkan kepedulian. Doa yang kita panjatkan harus disertai langkah dan amal nyata,” ujar Harun dalam sambutannya, seperti dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews.

Menurut Harun, bencana banjir tidak semata-mata peristiwa alam, melainkan ujian solidaritas sosial. Karena itu, ia menekankan pentingnya kehadiran perguruan tinggi dalam merespons persoalan kemanusiaan dengan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan sebagai pijakan.

Baca Juga :  2050 Mahasiswa UNS Diterjunkan KKN Tematik, Menyebar di 9 Provinsi, Siap Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat

“Ilmu yang hari ini dikenakan para wisudawan bukan hanya untuk diri sendiri. Ilmu adalah amanah perserikatan, amanah kebangsaan, dan amanah kemanusiaan,” tegasnya.

Rektor juga mengingatkan bahwa lulusan UMS diharapkan memiliki karakter Fastabiqul Khairat, yakni cepat tanggap, peka terhadap lingkungan, dan siap bergerak membantu sesama. Menurutnya, rasa syukur atas capaian akademik tidak boleh memutus empati terhadap penderitaan orang lain.

“Kepedulian dalam prosesi wisuda ini menjadi pesan bahwa perguruan tinggi tidak berdiri terpisah dari realitas sosial, melainkan hadir untuk Indonesia dalam suka maupun duka,” katanya.

Sebagai tindak lanjut nyata, UMS menggandeng Lazismu UMS membuka penggalangan dana kemanusiaan. Panitia menyediakan fasilitas donasi berupa flyer dan QR code yang dapat diakses oleh wisudawan, orang tua, serta tamu undangan untuk membantu warga terdampak banjir di Sumatra.

Baca Juga :  UMS Dilirik Angkatan Darat Thailand, Siap Tampung Studi Keluarga Militer Muslim

Momen emosional kian terasa ketika Rektor UMS menyerahkan bunga sebagai simbol empati dan dukungan moral kepada para korban bencana, yang diwakili oleh wisudawan asal daerah terdampak banjir, seperti Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. [*]

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.