
WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal menghebohkan pengguna jalan di jalur utama Wonogiri–Selogiri. Satu unit mobil Daihatsu Grand Max terguling setelah mengalami pecah ban di Jalan Raya Wonogiri–Selogiri, tepatnya di utara Terminal Giri Adipura Krisak, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Rabu malam (21/1/2026).
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, saat arus lalu lintas masih relatif ramai. Mobil Grand Max bernomor polisi AD-8928-NA yang dikemudikan IW (26), warga Kabupaten Sukoharjo, diketahui melaju dari arah Wonogiri menuju Selogiri sebelum akhirnya mengalami insiden.
Detik-detik Grandmax Kehilangan Kendali di Jalur Lurus Krisak
Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, menjelaskan bahwa hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan kecelakaan dipicu oleh pecahnya ban kanan belakang kendaraan.
Menurutnya, kondisi jalan di lokasi kejadian tergolong lurus dan datar, sehingga faktor utama kecelakaan bukan berasal dari medan jalan, melainkan dari kondisi kendaraan itu sendiri.
“Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan mengalami pecah ban kanan belakang. Pengemudi tidak mampu mengendalikan laju mobil, hingga akhirnya kendaraan terguling dan mengalami kecelakaan tunggal,” jelas AKP Anom Prabowo.
Benturan keras sempat membuat kendaraan melintang di badan jalan dan menarik perhatian pengendara lain yang melintas di kawasan Krisak.
Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Materiil Tetap Tercatat
Meski insiden berlangsung cukup dramatis, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kecelakaan tersebut. Pengemudi dilaporkan selamat dan dapat dimintai keterangan oleh petugas.
Namun demikian, kecelakaan ini tetap menimbulkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp500 ribu, akibat kerusakan pada bagian kendaraan.
Satlantas Polres Wonogiri Bergerak Cepat di Lokasi
Tak lama setelah laporan diterima, personel Satlantas Polres Wonogiri langsung diterjunkan ke lokasi kejadian. Langkah cepat dilakukan untuk mencegah kemacetan dan memastikan keamanan pengguna jalan lainnya.
Petugas melakukan sejumlah tindakan di lapangan, antara lain:
• Olah TKP secara menyeluruh
• Evakuasi kendaraan dari badan jalan
• Pengamanan barang bukti
• Pendataan serta pemeriksaan saksi-saksi di sekitar lokasi
“Seluruh proses penanganan dilakukan sesuai prosedur kepolisian, sehingga situasi lalu lintas kembali normal,” tambah AKP Anom.
Polisi Ingatkan Pengendara Soal Kondisi Ban Kendaraan
Berkaca dari kejadian ini, Polres Wonogiri kembali mengingatkan pentingnya pemeriksaan kendaraan sebelum digunakan, terutama pada komponen vital seperti ban yang berperan langsung terhadap keselamatan berkendara.
AKP Anom menegaskan, kecelakaan akibat pecah ban masih sering terjadi dan kerap dipicu oleh kondisi ban yang sudah aus, tekanan udara tidak sesuai, atau kurangnya perawatan rutin.
“Keselamatan berlalu lintas tidak hanya bergantung pada keterampilan pengemudi, tetapi juga pada kesiapan kendaraan. Pastikan kendaraan laik jalan sebelum bepergian,” tegasnya.
Jalur Wonogiri–Selogiri sendiri dikenal sebagai salah satu akses utama masyarakat, sehingga kewaspadaan ekstra sangat diperlukan, terutama saat berkendara pada malam hari. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














