JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM — Sebuah pemandangan tak lazim terjadi usai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDIP dan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Tahun 2026. Pengamat politik Rocky Gerung memilih duduk di atas meja konferensi pers saat menyampaikan pandangannya kepada awak media.
Rocky hadir dalam rangkaian acara yang digelar di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (10/1/2026). Usai acara utama, ia menyampaikan komentar terkait pidato Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam sebuah sesi konferensi pers singkat.
Alih-alih menggunakan kursi yang telah disediakan, Rocky terlihat duduk di atas meja konferensi pers sambil memegang mikrofon. Ia didampingi politikus PDIP Muhammad Guntur Romli yang berdiri di sampingnya selama sesi berlangsung.
Dalam pernyataannya yang disampaikan sekitar lima menit, Rocky mengaku tertarik dengan substansi pidato Megawati yang menyinggung isu-isu global dan kemanusiaan.
“Ini saya menikmati kemampuan Ibu Megawati untuk mengambil isu yang betul-betul menjadi isu milenial hari-hari ini,” kata Rocky Gerung.
Ia menilai Megawati mampu mengaitkan persoalan politik global, termasuk dinamika internasional, isu lingkungan, serta pentingnya solidaritas antar-manusia dalam satu rangkaian pemikiran.
“Dan itu sangat relevan. Megawati sendiri menerangkan dengan ritme sebagai seorang yang mengalami secara serius problem kerusakan lingkungan,” tutur Rocky Gerung.
Menurut Rocky, tiga isu utama yang disampaikan Megawati memiliki relevansi kuat bagi generasi baru dan patut terus dirawat dalam kehidupan global.
“Jadi sekali lagi, saya senang bahwa Ibu Megawati akhirnya tahu bahwa ada tiga isu utama yang harus dirawat oleh dunia generasi baru,” ujarnya.
Ia kemudian merinci tiga poin yang dimaksud.
“Yaitu, menghasilkan keadaan dunia yang tanpa kekerasan. Yang kedua, merawat bumi sebagai ibu pertiwi, sekaligus ibu bumi. Dan yang ketiga, menghasilkan solidaritas antara manusia. Jadi itu poin dasarnya,” pungkasnya.
Sebagai informasi, peringatan HUT ke-53 PDIP dan Rakernas I Tahun 2026 mengusung tema “Satyam Eva Jayate” dengan subtema “Di Sanalah Aku Berdiri, Untuk Selama-lamanya.” Satyam Eva Jayate merupakan semboyan berbahasa Sanskerta yang berarti kebenaran akan menang, sementara subtema diambil dari lirik lagu Indonesia Raya karya W.R. Supratman yang melambangkan keteguhan dan daya tahan nilai kebenaran.
Rangkaian kegiatan dimulai pada 10 Januari 2026 dengan peringatan HUT PDIP dan berlanjut hingga Rakernas yang dijadwalkan berlangsung sampai 12 Januari 2026. Agenda tersebut dihadiri jajaran pengurus DPP, DPD, DPC PDIP, anggota legislatif Fraksi PDIP, serta kepala dan wakil kepala daerah dari PDIP, sebagai tindak lanjut strategis hasil Kongres VI PDIP yang digelar Agustus 2025 lalu. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















