BATANG, JOGLOSEMARNEWS.COM — Fenomena hujan es terjadi di wilayah Dukuh Gunung Kulon, Desa Botolambat, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, pada Rabu (7/1/2026) sore. Peristiwa tersebut sempat mengejutkan warga lantaran datang secara tiba-tiba di tengah hujan deras dan angin kencang.
Hujan es dilaporkan turun sekitar pukul 15.40 WIB. Butiran es berukuran kurang lebih sebesar kelereng jatuh menghantam atap rumah serta area pekarangan, memunculkan suara benturan yang membuat warga panik dan segera mencari tempat perlindungan.
Meski berlangsung tidak lama, kejadian itu memicu kekhawatiran, terutama bagi warga yang sedang beraktivitas di luar ruangan saat cuaca ekstrem melanda.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Batang, Muhamad Fajri, menjelaskan bahwa hujan es tersebut berkaitan dengan kondisi cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Batang dalam beberapa hari terakhir.
“Telah terjadi hujan es disertai hujan lebat di Dukuh Gunung Kulon, Desa Botolambat sekitar pukul 15.40 WIB. Kejadian berlangsung singkat, namun sempat menimbulkan kekhawatiran warga,” kata Fajri.
BPBD Kabupaten Batang memastikan hingga saat ini situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali. Tidak ada laporan kerusakan bangunan maupun fasilitas umum, serta tidak ditemukan korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
“Untuk sementara belum ada laporan kerusakan ataupun korban. Situasi terpantau aman dan terkendali,” ujarnya.
BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi. Warga diminta menghindari aktivitas luar ruangan saat hujan deras, mencari tempat aman ketika hujan es turun, serta menjauh dari kaca atau jendela.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD bersama pihak Kecamatan Kandeman terus melakukan pemantauan kondisi wilayah. Pemerintah desa setempat juga telah diminta bersiaga dan melakukan pendataan apabila muncul dampak lanjutan akibat cuaca ekstrem.
“Potensi hujan lebat yang disertai angin kencang maupun hujan es masih berpeluang terjadi. Kami mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan,” tutupnya. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















