Beranda Edukasi Pendidikan Nambah 5 Profesor, UMS Resmi Miliki 70 Guru Besar, Dorong Ilmu Berdampak...

Nambah 5 Profesor, UMS Resmi Miliki 70 Guru Besar, Dorong Ilmu Berdampak bagi Masyarakat  

Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum. saat memberikan sambutan pada acara pengukuhan lima guru besar | Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menegaskan kiprahnya sebagai salah satu pusat pengembangan ilmu pengetahuan nasional. Kampus ini secara resmi mengukuhkan lima guru besar baru dalam Sidang Senat Terbuka yang digelar di Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Selasa (20/1/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi tonggak penting bagi UMS dalam memperkuat tradisi akademik sekaligus memperluas kontribusi keilmuan lintas disiplin, mulai dari teknologi, kebencanaan, kesehatan, hingga kajian keislaman dan kebangsaan.

Sidang senat berlangsung khidmat, diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa. Hadir dalam acara tersebut jajaran pimpinan universitas, para profesor UMS, perwakilan lembaga pendidikan tinggi, serta keluarga dan kolega para guru besar yang dikukuhkan.

Lima akademisi yang menerima gelar guru besar berasal dari bidang strategis yang relevan dengan tantangan zaman. Mereka adalah Prof. Dr. Ir. Suranto, S.T., M.M., M.Si. yang mengkaji pengembangan inkubator bisnis berbasis technopreneurship; Prof. Ir. Eko Setiawan, S.T., M.T., Ph.D. dengan fokus ketangguhan masyarakat menghadapi risiko bencana; serta Prof. Heru Supriyono, S.T., M.Sc., Ph.D. yang menyoroti peran instrumentasi dan kendali di era Internet of Things untuk pembangunan berkelanjutan.

Selain itu, UMS juga mengukuhkan Prof. Dr. Umi Budi Rahayu, SST.FT., Ftr., M.Kes. yang menekuni strategi fisioterapi neurorestoratif pasca stroke, serta Prof. Andri Nirwana, S.Th., M.Ag., Ph.D. yang mengangkat perspektif etika kebangsaan dalam kajian tafsir Al-Qur’an. Dengan pengukuhan ini, jumlah guru besar UMS bertambah menjadi 70 orang.

Baca Juga :  SMPN 2 Batuwarno Siapkan Siswa Kelas 9 Hadapi TKA, Orang Tua Diajak Turun Tangan, Ini Fakta Penting yang Wajib Diketahui

Prosesi pengukuhan ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan Guru Besar dan riwayat hidup oleh Sekretaris Senat UMS, dilanjutkan pemutaran video profil serta penyampaian pidato ilmiah singkat dari masing-masing profesor. Naskah pengukuhan dibacakan Ketua Senat sebelum dilakukan pengalungan samir oleh Rektor UMS bersama Ketua Senat.

Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Prof. Dr. Aisyah Endah Palupi, M.Pd., dalam sambutannya menilai UMS memiliki potensi besar untuk terus menambah jumlah guru besar, mengingat saat ini didukung ratusan dosen aktif. Ia juga menekankan bahwa jabatan guru besar bukan sekadar capaian administratif, melainkan harus dibarengi dampak nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Koordinator Kopertais Wilayah X Jawa Tengah, Prof. Dr. H. Nizar, M.Ag., mengingatkan bahwa profesor memikul tanggung jawab moral dan sosial sebagai rujukan publik. Menurutnya, guru besar dituntut hadir sebagai pemimpin intelektual yang aktif menyebarkan gagasan di ruang akademik maupun ruang sosial.

Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., seperti dikutip dalam rilis ke Joglosemarnews, menyampaikan bahwa pengukuhan ini sejalan dengan visi percepatan guru besar melalui program One UMS One Guru Besar. Ia mendorong agar capaian akademik tersebut diikuti dengan kolaborasi riset dan pengabdian yang berdampak luas.

Baca Juga :  Viral! Deklarasi Sekolah Bebas Sampah Plastik SMPN 1 Manyaran Plus Gerakan Murid Bawa Tumbler

Apresiasi juga datang dari Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Bambang Setiaji, M.S., yang menyebut UMS sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah dengan jumlah guru besar terbanyak. Ia menekankan pentingnya integrasi keilmuan dan nilai-nilai Islam, serta riset yang aplikatif dan menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk sektor UMKM.

Pengukuhan lima guru besar ini menjadi penanda komitmen UMS dalam memperkuat perannya sebagai poros intelektual Muhammadiyah dan Indonesia, dengan orientasi ilmu pengetahuan yang tidak berhenti di ruang kampus, tetapi memberi manfaat nyata bagi umat dan bangsa. [*]

 

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.