JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menuntaskan persoalan kemiskinan ekstrem di Indonesia sebelum masa pemerintahannya berakhir pada 2029. Fokus utama Prabowo adalah mendorong perbaikan taraf hidup masyarakat yang berada di lapisan kesejahteraan terbawah secara nasional.
Tekad tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan 166 sekolah rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Dalam kesempatan itu, Kepala Negara menekankan bahwa kelompok masyarakat di desil 1 dan 2 harus menjadi prioritas utama pemerintah dalam agenda pembangunan sosial.
“Cita-cita saya di akhir masa jabatan tahun 2029, bahwa mereka yang berada di kemiskinan ekstrem, desil 1 dan 2, bisa kami ubah nasibnya. Kami bisa hilangkan kemiskinan ekstrem di Indonesia,” ujar Prabowo, sebagaimana disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (12/1/2026).
Prabowo menyatakan optimistis target ambisius tersebut dapat tercapai. Ia menilai berbagai capaian yang diraih kabinetnya sejak mulai bekerja pada Oktober 2024 menjadi modal penting untuk melangkah lebih jauh. Menurutnya, keberhasilan pemerintah harus diukur dari hasil nyata, bukan sekadar janji.
“Bukan kami sombong, bukan kami membanggakan, tapi kami harus bangga dengan prestasi, kami harus bangga dengan bukti,” kata Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk menumbuhkan rasa percaya diri sebagai negara besar. Ia menilai Indonesia memiliki modal kuat untuk bangkit menjadi negara maju dan sejahtera, sehingga tidak pantas terjebak pada sikap pesimistis.
“Rendah hati boleh, jangan rendah diri, jangan inferior. Kalau Indonesia selalu jelek, tidak boleh, tidak benar,” tegasnya.
Di tengah kondisi global yang diliputi ketidakpastian, Prabowo menilai Indonesia masih berada dalam situasi yang relatif stabil. Ia pun mengingatkan bahwa kekayaan sumber daya dan potensi nasional merupakan kekuatan besar yang harus dikelola secara optimal demi kesejahteraan rakyat.
“Potensi kita sangat besar, kekayaan kita sangat banyak,” pungkas Prabowo. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















