WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Wonogiri tidak lagi mengandalkan pola lama dalam pelayanan administrasi kependudukan. Strategi baru disiapkan: menarik pusat layanan dari kabupaten ke desa dan kelurahan agar lebih cepat, terjangkau, dan tepat sasaran.
Strategi tersebut dipaparkan secara terbuka dalam kegiatan Dialog Kearifan di Pendopo Kecamatan Wuryantoro, Senin (19/1/2026), yang dihadiri Camat Wuryantoro, kepala desa dan lurah, perangkat desa, pendamping desa, hingga operator loket adminduk.
Kepala Disdukcapil Wonogiri, Herdian, menegaskan bahwa penguatan desa bukan wacana, melainkan langkah terstruktur yang dijalankan secara bertahap dan terukur.
“Desa dan kelurahan kami siapkan sebagai simpul utama pelayanan adminduk. Kabupaten berperan sebagai pengendali sistem dan penjamin kualitas layanan,” ujarnya.
🔵 Strategi utama Disdukcapil Wonogiri yang dijalankan saat ini:
• Menempatkan desa dan kelurahan sebagai garda terdepan layanan adminduk
• Mengoptimalkan loket layanan adminduk di tingkat desa dan kecamatan
• Meningkatkan kapasitas aparatur desa dan operator layanan
• Menyatukan alur pelayanan agar seragam di seluruh wilayah
• Memperkuat koordinasi lintas sektor hingga tingkat kecamatan
Herdian menjelaskan, strategi tersebut dijalankan dengan pendekatan Cost Killer, yakni pengelolaan pembiayaan dan sumber daya secara bersama agar layanan tetap berjalan tanpa membebani anggaran dan masyarakat.
Pendekatan ini memungkinkan desa, kecamatan, dan Disdukcapil saling berbagi peran dalam perekaman data, pembaruan dokumen, hingga fasilitasi penerbitan KTP, KK, dan akta pencatatan sipil.
Tak kalah penting, Disdukcapil Wonogiri juga menyiapkan strategi sosial berbasis komunitas melalui inovasi Genduk PKK Wonogiri. Dalam skema ini, Tim Penggerak PKK dilibatkan untuk mendorong tertib administrasi kependudukan langsung dari tingkat keluarga.
Melalui jaringan PKK, pendataan penduduk, pembaruan dokumen, hingga edukasi adminduk diarahkan menyentuh rumah tangga secara langsung, sehingga potensi data tidak sinkron dapat ditekan.
Inovasi Genduk PKK Wonogiri tersebut direncanakan menjadi salah satu indikator penilaian dalam Anugerah Desa Nyawiji Migunani Tahun 2026, sekaligus memperkuat peran desa dalam membangun data kependudukan yang valid dan berkelanjutan.
Disdukcapil Wonogiri menegaskan, keseluruhan strategi ini diarahkan pada satu target utama: pelayanan administrasi kependudukan yang lebih dekat, lebih cepat, dan lebih rapi di tingkat desa. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















