JOGLOSEMARNEWS.COM – Aksi kejar-kejaran berujung baku tembak antara komplotan penjahat dan polisi berlangsung cukup menegangkan. Peristiwa ini terjadi di wilayah Wonogiri, Kelurahan Kepala Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara. Tim Satreskrim Polres Lampung Utara terlibat kontak senjata dengan dua pelaku pencurian sepeda motor yang diduga telah beraksi di lebih dari 20 tempat kejadian perkara (TKP).
Peristiwa baku tembak di Wonogiri itu terjadi pada Senin (9/2/2026). Polisi yang telah mengantongi informasi keberadaan pelaku langsung bergerak ke lokasi. Saat hendak dilakukan penangkapan, kedua pelaku melakukan perlawanan dengan menembakkan senjata api ke arah petugas.
Kasatreskrim Polres Lampung Utara, AKP Ivan Roland Cristofel, menjelaskan bahwa timnya lebih dulu melakukan serangkaian penyelidikan setelah menerima laporan masyarakat terkait maraknya kasus curanmor. Hasil penelusuran mengarah pada dua pria yang berada di kawasan Wonogiri, Lampung Utara.
Ketika akan diamankan, situasi berubah cepat. Pelaku melepaskan dua kali tembakan ke arah anggota. Satu peluru bahkan mengenai mobil milik petugas. Aparat kemudian membalas tembakan tersebut. Salah satu pelaku, diketahui berinisial JI terkena tembakan terukur di kakinya dan langsung dilumpuhkan di lokasi. Sementara satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran.
Menurut AKP Ivan, dari total laporan resmi yang masuk, terdapat 18 laporan polisi. Namun setelah dilakukan pendalaman, jumlah lokasi aksi keduanya diperkirakan lebih dari 20 TKP di wilayah hukum Kabupaten Lampung Utara. Modus mereka menyasar sepeda motor warga di berbagai titik dengan waktu dan lokasi berbeda.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti penting yang memperkuat dugaan keterlibatan pelaku dalam rangkaian kasus curanmor.
• Satu senjata api rakitan jenis revolver
• Amunisi aktif
• Satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku
Seluruh barang bukti kini diamankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih memburu satu pelaku yang kabur dan mengembangkan kasus guna mengungkap kemungkinan jaringan lain.
Nama Wonogiri dalam peristiwa ini merujuk pada wilayah di Kabupaten Lampung Utara, bukan Kabupaten Wonogiri di Jawa Tengah. Kesamaan nama wilayah tersebut sempat menjadi perhatian publik karena menimbulkan kebingungan di media sosial.
Kasus ini menambah daftar panjang tindak kejahatan kendaraan bermotor di Lampung Utara. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, menggunakan kunci pengaman tambahan, serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















