JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sekalipun sudah berlindung di balik kedok jaket ojek online (Ojol), upaya seorang pria untuk mengedarkan narkotika jenis sabu akhirnya kandas di tangan aparat. Tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri meringkus tersangka saat hendak bertransaksi di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.
Pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas transaksi narkoba di area parkir SPBU Pertamina di Jalan Kemang Raya, Kelurahan Kemang, Kecamatan Mampang Prapatan, pada Jumat (13/2/2026). Mendapat laporan itu, petugas segera melakukan pemantauan dan penyelidikan di lokasi.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Eko Hadi Santoso, menjelaskan bahwa tim bergerak cepat menindaklanjuti informasi tersebut hingga berhasil mengamankan seorang pria bernama Angga Pramana. “Setelah menerima informasi, tim melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka Angga Pramana,” kata Eko dalam keterangan resmi, Sabtu (14/2/2026).
Saat ditangkap, Angga mengenakan atribut pengemudi ojol lengkap dengan masker. Namun polisi memastikan ia bukan mitra pengemudi ojek online, melainkan hanya menggunakan jaket tersebut untuk menyamarkan identitas. Ketika ditanya mengenai sumber barang haram yang dibawanya, Angga menjawab, “Dari orang, kalau berapa persis saya tidak tahu,” sebagaimana terekam dalam video dokumentasi kepolisian.
Dari tangan tersangka, penyidik menyita tiga paket sabu, satu unit telepon seluler, sepeda motor Honda Scoopy, serta kartu tanda penduduk miliknya. Tak berhenti di situ, petugas juga melakukan penggeledahan di kamar kos tersangka di Jalan Pesing Koneng, Kelurahan Pesing, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Saat ini, penyidik masih mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan lain dalam kasus tersebut. “Saat ini kami melakukan pengembangan jaringan serta melengkapi administrasi penyidikan dan pemberkasan hingga tuntas,” ujar Eko. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















