Beranda Daerah Begal Brutal di Bandung Libatkan Anak-anak, Polisi Ringkus 12 Pelaku yang Mayoritas...

Begal Brutal di Bandung Libatkan Anak-anak, Polisi Ringkus 12 Pelaku yang Mayoritas Pelajar!  

Ilustrasi borgol. Pixabay

BANDUNG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Fenomena kekerasan jalanan kembali mengusik rasa aman warga Bandung Raya. Sebuah aksi begal yang dilakukan secara brutal dan berkelompok tak hanya merenggut sepeda motor korban, tetapi juga membuka fakta mencemaskan, di mana mayoritas pelakunya masih berusia anak-anak.

Polres Cimahi mengamankan 12 orang terduga pelaku pembegalan yang beraksi di wilayah Margaasih, Kabupaten Bandung. Dalam peristiwa tersebut, korban dianiaya sebelum akhirnya dipaksa meninggalkan sepeda motornya demi menyelamatkan nyawa. Kejadian itu berlangsung pada Ahad dini hari, 1 Februari 2026.

Kapolres Cimahi Ajun Komisaris Besar Niko N. Adi Putra mengungkapkan, para pelaku ditangkap secara terpisah di sejumlah titik. Sebagian diamankan di wilayah Bandung Barat dan Cimahi, sementara mayoritas berasal dari Kota Bandung.

“Penangkapan ini merupakan hasil serangkaian pemeriksaan intensif dan analisis mendalam terhadap rekaman CCTV yang menunjukkan detik-detik aksi kekerasan tersebut,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Baca Juga :  Heboh Kasus Penganiayaan di Cengkareng, Korban dan Terduga Pelaku Saling Lapor Polisi

Aksi pembegalan itu terjadi di Jalan Mahmud, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih. Saat itu korban yang tengah melintas tiba-tiba dihadang rombongan pelaku yang mengendarai lebih dari 10 sepeda motor. Korban dipukul menggunakan helm, bahkan diserang dengan senjata tajam.

“Sehingga korban terpaksa meninggalkan kendaraannya demi menyelamatkan diri,” kata Niko.

Hasil pendalaman penyidik mengungkap fakta lain yang tak kalah memprihatinkan. Sebagian besar pelaku masih berstatus pelajar. Polisi memastikan mereka bukan bagian dari geng motor tertentu, melainkan kelompok remaja yang berkumpul lalu berkeliling tanpa tujuan jelas hingga akhirnya mencari sasaran kekerasan di jalan.

Kasus ini belum sepenuhnya tertutup. Aparat masih melakukan pengembangan untuk memburu pelaku lain yang identitasnya telah dikantongi dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kasi Humas Polres Cimahi Inspektur Satu Gofur Supangkat menegaskan, rekaman CCTV menjadi pintu awal pengungkapan kasus ini dan membantu petugas menelusuri pergerakan para pelaku.

Baca Juga :  Seorang Ibu dan 2 Anaknya di Warakas Tewas, Diduga Korban Pelampiasan Dendam

“Tetap waspada saat berkendara di malam hari dan segera melaporkan segala aktivitas mencurigakan kepada aparat terdekat guna mencegah terjadinya aksi serupa di wilayah hukum Polres Cimahi,” ujar Gofur. [*] Disarikan dari sumber berita media daring

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.