SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menggelar puncak peringatan Dies Natalis ke-46 pada Kamis (12/2/2026) dengan mengusung tema “Membangun Kolaborasi Mewujudkan Unisri Membumi dan Mengglobal.”
Perayaan diawali dengan kirab jajaran pejabat kampus dari kampus utama menuju kampus baru menggunakan andong. Kirab tersebut diikuti pengurus yayasan, rektor dan wakil rektor, hingga para dekan dan wakil dekan.
Setibanya di kampus baru, rangkaian acara dilanjutkan di aula lantai tujuh dengan pentas seni dari masing-masing fakultas. Beragam atraksi seni ditampilkan, disertai pesan-pesan reflektif tentang perjalanan dan masa depan Unisri. Dalam kesempatan itu, dosen dan tenaga kependidikan kompak mengenakan pakaian lurik sebagai simbol kebersamaan.
Dekan Fakultas Hukum Unisri, Dr Dora Kusumastuti, mengatakan lurik melambangkan kesederhanaan dan semangat kolektif.
“Lurik itu simbol dari kesederhanaan, simbol kebersamaan. Mari kita bangun Unisri dengan semangat kebersamaan dan kesederhanaan,” ujarnya, seperti dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews.
Sementara itu, Rektor Unisri Surakarta Prof Dr Sutoyo menegaskan bahwa tema dies natalis tahun ini menekankan pentingnya kolaborasi dalam membawa kampus semakin dekat dengan masyarakat sekaligus mampu bersaing di tingkat global.
Menurutnya, makna “membumi” adalah bagaimana Unisri terintegrasi dengan masyarakat dan memiliki nilai nyata, baik di level lokal maupun nasional.
“Intinya, Unisri harus bermanfaat di masyarakat dan memberi solusi di masyarakat,” jelasnya.
Adapun “mengglobal” dimaknai sebagai upaya mendorong seluruh aktivitas kampus bertaraf internasional, mulai dari kerja sama kelembagaan, kegiatan dosen dan mahasiswa, hingga penelitian dan pengabdian masyarakat.
Prof Sutoyo menambahkan, program penelitian internasional, pengabdian internasional, serta Kuliah Kerja Nyata (KKN) internasional akan terus diperkuat.
“Semua ini bisa terwujud bila Unisri berkolaborasi, tidak hanya kolaborasi nasional tapi juga internasional,” tandasnya. [*]
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.













