WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Selama Ramadan, Pemkab Jateng Tenggara (Wonogiri) menggelar Kajian Jumat Pagi khusus bagi seluruh ASN dan karyawan-karyawati di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Wonogiri. Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Khayangan ini dijadwalkan berlangsung empat kali sepanjang Ramadhan dan menjadi bagian dari penguatan spiritual aparatur sipil negara.
Kajian perdana yang digelar Jumat (20/2/2025) dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Wonogiri, Teguh Setiyono. Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut selaras dengan program Safari Ramadhan yang dijalankan Bupati Wonogiri Setyo Sukarno dan Wakil Bupati Imron Rizkyarno.
Menurutnya, jika kepala daerah turun langsung menyapa masyarakat melalui Safari Ramadhan, maka di internal pemerintahan juga perlu ada penguatan kualitas ibadah dan pemahaman keagamaan bagi ASN. Kajian Jumat Pagi ini menjadi ruang untuk memperdalam ajaran Islam sekaligus membangun atmosfer kerja yang lebih religius dan harmonis selama bulan suci.
Ia menjelaskan, tujuan kegiatan ini tidak hanya sebatas rutinitas seremonial. Ada beberapa fokus utama yang ingin dicapai, antara lain:
✓ Meningkatkan kualitas ibadah ASN selama Bulan Ramadhan
✓ Memperdalam pemahaman ajaran Islam seperti tadabur Al-Qur’an, keutamaan doa, dan fiqih harian
✓ Mempererat silaturahmi dan kekompakan antarpegawai
✓ Menumbuhkan rasa persaudaraan dan persatuan di lingkungan Sekretariat Daerah
✓ Membentuk kebiasaan memulai hari dengan aktivitas spiritual yang positif
Namun momen Kajian Jumat Pagi kali ini terasa berbeda. Di hadapan sekitar 100 ASN dari Sekretariat Daerah, Dinas Kominfo, dan BKPSDM, Teguh Setiyono sekaligus menyampaikan pamitan karena per 1 Maret 2026 dirinya memasuki masa purna tugas.
Dia mengenang perjalanan panjangnya sebagai abdi negara. Teguh menempuh pendidikan kedinasan—yang kini dikenal sebagai IPDN—selama tiga tahun sejak 1986 hingga 1989. Setelah lulus pada 1989, ia langsung mengabdikan diri di Kabupaten Wonogiri hingga genap 40 tahun.
“Praktis selama 40 tahun ini begitu banyak pengalaman yang menjadi bagian dari perjalanan hidup saya sebagai ASN. Saya bersyukur saat ini boleh memasuki babak baru dalam kehidupan saya sebagai seorang pensiunan ASN,” tuturnya.
Di akhir sambutannya, Teguh memohon doa dari rekan-rekan ASN agar dalam masa pensiun nanti dirinya senantiasa diberi kesehatan, kebahagiaan, serta keberkahan bersama keluarga.
Kajian tersebut menghadirkan Ustadz Luthfi dari Baitul Quran Wonogiri sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya, ia membahas keutamaan Al-Qur’an dalam kehidupan umat Muslim serta pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sehari-hari. Para ASN juga mendapatkan pembelajaran tentang tahsin atau metode membaca Al-Qur’an dengan pelafalan dan pemahaman yang benar.
Suasana religius berpadu dengan nuansa haru menjadikan Kajian Jumat Pagi ini bukan sekadar agenda rutin Ramadhan, tetapi juga momentum refleksi spiritual sekaligus perpisahan seorang birokrat senior yang telah mengabdi selama puluhan tahun untuk Wonogiri. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















