KLATEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemerintahan Kabupaten Klaten diliputi suasana duka. Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardianto, dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (7/2/2026). Kepergian politisi muda tersebut mengejutkan banyak pihak, mengingat usianya yang masih sangat belia dan masa jabatannya yang belum lama berjalan.
Kabar wafatnya Benny dibenarkan oleh Pelaksana Tugas Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Klaten, Rizqan Iryawan. Ia mengonfirmasi bahwa informasi tersebut telah diterima pihak pemerintah daerah sejak Sabtu pagi.
Saat dihubungi, Rizqan mengaku masih berada di Jakarta sehingga belum dapat menyampaikan kronologi lengkap. Namun, berdasarkan laporan awal yang diterimanya, Benny meninggal dunia sekitar pukul 10.00 WIB.
“Benar. Tadi info jam 10-an,” kata Rizqan melalui pesan WhatsApp.
Rizqan menjelaskan, sebelum mengembuskan napas terakhir, Benny sempat menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. Kariadi Semarang selama kurang lebih dua pekan. Meski demikian, pihak Sekretariat Daerah belum menyampaikan secara rinci penyakit yang diderita almarhum.
“Keluarga yang bisa menjelaskan sakitnya Mas Wabup (Wakil Bupati). Beliau sebelumnya opname di RS Kariadi kurang lebih dua mingguan,” ujarnya.
Terkait kepulangan jenazah ke rumah duka di Desa Karang, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, serta jadwal pemakaman, Rizqan menyebutkan semuanya masih dalam tahap koordinasi. Ia bersama Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo masih berupaya segera kembali ke daerah.
“Saya masih di Soetta (Bandara Internasional Soekarno-Hatta) bersama Mas Bupati (Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo), sedang mencari tiket untuk kembali ke Klaten. Semoga dapat tiket tercepat,” ungkapnya.
Melalui pesan singkat, Rizqan juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Benny Indra Ardianto dan mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
“Innalillaahi wa innailaihi rojiun, turut berduka atas meninggalnya Bapak H. Benny Indra Ardianto, S.E., M.B.A. Semoga beliau husnul khotimah, diterima seluruh amal ibadahnya, diampuni dosa-dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tulisnya.
Benny Indra Ardianto lahir di Klaten pada 14 April 1992. Ia merupakan lulusan Fakultas Ekonomi (S1) serta Program Pascasarjana (S2) Administrasi Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Sebelum terjun ke dunia politik, Benny dikenal memiliki latar belakang sebagai pengusaha.
Sebagai kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Benny maju dalam Pilkada Klaten 2024 mendampingi Hamenang Wajar Ismoyo yang diusung PDI Perjuangan. Pasangan Hamenang–Benny berhasil memenangkan kontestasi tersebut dengan perolehan 395.092 suara atau 52,63 persen dari total suara sah.
Kepergian Benny Indra Ardianto meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga dan kerabat, tetapi juga bagi masyarakat Klaten yang belum lama menitipkan harapan kepemimpinan kepadanya. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















