WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Kabar yang telah lama dinanti para guru madrasah akhirnya datang. Pemerintah melalui Kementerian Agama mulai mencairkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) secara bertahap mulai pekan ini. Proses pencairan tersebut dilakukan seiring percepatan penerbitan Surat Keputusan Analisis Kelayakan Penerima Tunjangan (SKAKPT) bagi guru yang telah memenuhi persyaratan administrasi.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amien Suyitno, menjelaskan bahwa pencairan TPG terus dipercepat mengikuti arahan dari Menteri Agama Nasaruddin Umar agar hak para guru madrasah segera diterima.
Menurutnya, penerbitan SKAKPT menjadi kunci utama dalam proses pencairan tunjangan profesi tersebut. Guru yang SKAKPT-nya telah terbit kini sudah mulai menerima proses penyaluran tunjangan secara bertahap.
“Proses penerbitan SKAKPT terus kami percepat agar hak para guru madrasah bisa segera diterima. Bagi guru yang SKAKPT-nya telah terbit, pencairan tunjangan sudah mulai berjalan secara bertahap pada pekan ini,” jelas Amien Suyitno, beberapa waktu lalu.
Data dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam menunjukkan jumlah guru madrasah yang telah memasuki tahap pencairan tunjangan cukup besar. Dari total 405.438 guru madrasah yang memiliki Nomor Registrasi Guru (NRG), sebanyak 246.449 SKAKPT telah berhasil diterbitkan hingga awal Maret 2026.
Angka tersebut juga mencakup 32.081 guru yang lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2025 sehingga berhak menerima tunjangan profesi.
Sementara itu, masih terdapat sekitar 158.989 guru madrasah yang saat ini berada dalam tahap finalisasi administrasi untuk penerbitan SKAKPT pada tahap berikutnya. Pemerintah memastikan proses verifikasi terus berjalan agar seluruh guru yang memenuhi syarat bisa segera mendapatkan hak mereka.
Untuk mempercepat proses tersebut, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam telah menyusun jadwal penerbitan SKAKPT lanjutan. Tahapan berikutnya dijadwalkan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
Beberapa tahapan yang dijadwalkan antara lain:
✓ Tahap ketiga penerbitan SKAKPT pada 7 Maret 2026
✓ Tahap keempat penerbitan SKAKPT pada 9 Maret 2026
✓ Finalisasi data guru madrasah yang masih dalam proses verifikasi
✓ Penyaluran TPG secara bertahap sesuai SK yang telah diterbitkan
Dengan jadwal tersebut, pemerintah berharap seluruh proses penerbitan SKAKPT dapat segera rampung sehingga penyaluran Tunjangan Profesi Guru Madrasah bisa berlangsung lebih cepat.
Amien Suyitno menegaskan bahwa penyaluran TPG merupakan bentuk penghargaan negara terhadap dedikasi guru madrasah yang selama ini berperan besar dalam mencerdaskan generasi bangsa melalui pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman.
Selain itu, Kementerian Agama juga terus memperkuat sistem administrasi digital guna memastikan proses penyaluran tunjangan berjalan lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Melalui sistem yang semakin terintegrasi, pemerintah dapat meminimalkan keterlambatan data sekaligus mempercepat proses verifikasi administrasi guru madrasah di seluruh Indonesia.
“TPG adalah penghargaan negara atas dedikasi dan profesionalitas guru dalam mendidik generasi bangsa. Kami berupaya memastikan penyalurannya semakin cepat, tepat, dan akuntabel,” tegasnya.
Ia juga berharap para guru madrasah terus meningkatkan semangat pengabdian dalam dunia pendidikan, terutama dalam mencetak generasi yang unggul, berakhlak, serta memiliki kemampuan intelektual yang kuat.
Peran guru madrasah dinilai sangat penting dalam memperkuat kualitas pendidikan Islam di Indonesia, sekaligus membangun karakter generasi muda di tengah berbagai tantangan zaman.
Dengan dimulainya pencairan TPG secara bertahap ini, diharapkan kesejahteraan para guru madrasah semakin meningkat sehingga mereka dapat lebih fokus dalam menjalankan tugas pendidikan di berbagai daerah. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















