YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kondisi bangunan sekolah yang kurang terawat kembali menimbulkan kekhawatiran di Kota Yogyakarta. Sebuah ruang kelas di TK Netral D Sosrowijayan, Kemantren Gedongtengen, ambruk setelah bagian atapnya tidak mampu menahan beban air hujan serta kayu penyangga yang sudah rapuh.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa karena kegiatan belajar mengajar sedang libur akhir pekan.
Kepala TK Netral D, Sri Suprihatin, menjelaskan bahwa hujan deras yang turun dalam beberapa hari terakhir mempercepat kerusakan pada struktur bangunan yang memang sudah tua.
Ia menyebutkan, dari total 23 siswa yang bersekolah di TK swasta tersebut, tujuh anak biasanya menggunakan ruang kelas yang kini mengalami kerusakan berat.
“Kayunya sudah keropos, akhirnya hari ini ‘bruk’ gitu. Saya sendiri tidak di lokasi saat kejadian, yang mendengar (suara roboh) itu yang sedang jaga di sini. Untung pas hari Sabtu, tidak ada anak-anak,” ujarnya.
Menanggapi kejadian itu, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta langsung mengambil langkah darurat agar proses belajar tidak terganggu.
Kepala Disdikpora Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori, memastikan para siswa akan dipindahkan sementara ke SD Sosrowijayan mulai Senin (2/3/2026).
“Terpenting siswa harus dievakuasi dulu. Mulai besok Senin, karena ini darurat, siswa kita pindahkan ke SD Sosrowijayan. Di sana ada ruangan kosong, yang penting anak-anak bisa tetap sekolah,” tegasnya.
Selain penanganan darurat, Disdikpora juga menyoroti peran yayasan yang dinilai kurang sigap dalam memelihara sarana pendidikan.
Menurut Budi, pihaknya sebenarnya telah berulang kali mengingatkan sekolah dan pengelola yayasan untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi bangunan, terutama saat musim hujan yang rawan memicu kerusakan.
“Kami sudah mengingatkan sekolah maupun yayasan agar proaktif mengecek bangunannya. Seharusnya bisa lebih responsif, karena ini menyangkut keselamatan,” pungkasnya. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














