WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Momen menegangkan dialami seorang lansia di wilayah Kalikatir, Desa Nambangan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri. Sebuah cincin yang dikenakannya sejak lama tidak bisa dilepas dari jari hingga membuat keluarga panik. Kondisi tersebut akhirnya dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran yang langsung bergerak cepat melakukan evakuasi.
Peristiwa ini terjadi pada Kamis, 12 Maret 2026 sekitar pukul 13.30 WIB di rumah warga Kalikatir RT 1 RW 6 Nambangan, Selogiri. Seorang lansia mengalami kesulitan melepas cincin yang telah lama dikenakan di jarinya. Upaya pelepasan secara manual oleh keluarga tidak berhasil sehingga dikhawatirkan dapat menimbulkan pembengkakan atau luka pada jari.
Mendapat laporan tersebut, tim dari Damkar Wonogiri segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Sebanyak enam personel diterjunkan menggunakan guna mempercepat respons.
Koordinator Lapangan Damkar Wonogiri, Sriyanto Kembo, mewakili Kepala Bidang Damkar Joko Prayitno serta Kasatpol PP Wonogiri Joko Susilo, menjelaskan bahwa laporan diterima dari warga yang khawatir kondisi jari korban semakin memburuk.
“Kami menerima laporan dari warga bahwa cincin yang dikenakan seorang lansia sulit dilepas. Setelah berkoordinasi dengan pelapor, tim langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujar Sriyanto Kembo, Jumat (13/3/2026).
Petugas kemudian melakukan proses pelepasan cincin dengan teknik khusus menggunakan peralatan yang dimiliki Damkar. Proses tersebut dilakukan secara hati-hati agar tidak melukai jari korban yang sudah mulai terasa tidak nyaman.
“Proses pelepasan cincin dilakukan secara perlahan dan penuh kehati-hatian. Prioritas kami adalah memastikan keselamatan korban agar tidak mengalami luka pada jari,” jelasnya.
Operasi evakuasi berlangsung sekitar 30 menit, dimulai pukul 13.30 WIB dan selesai pukul 14.00 WIB. Berkat ketelitian petugas, cincin berhasil dilepas tanpa menimbulkan cedera pada lansia tersebut.
“Alhamdulillah pelepasan cincin dapat dilaksanakan dengan lancar dan aman. Kondisinya juga baik setelah cincin berhasil dilepas,” tambah Sriyanto.
Kehadiran petugas Damkar di lokasi sempat menarik perhatian warga sekitar. Mereka menyadari bahwa pemadam kebakaran tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga berbagai operasi penyelamatan seperti pelepasan cincin, evakuasi hewan, hingga penanganan keadaan darurat lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, tim Damkar yang bertugas terdiri dari enam personel, yakni:
✓ Suparno
✓ Mulyanto
✓ Arie
✓ Dwiky
✓ Aldaka
✓ Kukuh
Mereka bekerja sama memastikan proses evakuasi berjalan cepat dan aman.
Sriyanto juga mengingatkan masyarakat agar segera meminta bantuan petugas apabila mengalami kejadian serupa. Menurutnya, penanganan yang tidak tepat justru bisa memperparah kondisi jari.
“Jika cincin sulit dilepas dan jari mulai bengkak, sebaiknya segera meminta bantuan petugas. Jangan memaksakan sendiri karena berisiko melukai jari,” tegasnya.
Bagi warga Wonogiri, keberadaan Damkar menjadi garda terdepan dalam berbagai kondisi darurat. Respons cepat yang ditunjukkan dalam evakuasi cincin pada lansia di Selogiri ini kembali menunjukkan pentingnya peran mereka dalam membantu masyarakat. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















